Oleh Taufik Sentana

Kita adalah kumpulan rasa bersalah.
Sangka dan lupa berkuntum resah.

Tanggal tanggal berpindah
dan harapan harapan menjadi remah.

Takut dan harap menjadi mata rindu,
ayat ayat yang tampak dari faal tubuh:
Entah untuk mengerti dan bersimpuh
atau sampai pada takjub.

Kini waktu penuh syahdu itu membentang
ke ufuk fitrawi, menghujani rasa sadar 
untuk kembali.

 

Taufik Sentana
Peminat sastra sufistik