LHOKSEUMAWE Baitul Mal Kota Lhokseumawe menyalurkan dana bersumber dari zakat tahap kedua tahun 2017 senilai Rp2,7 miliar. Sebagian di antaranya berupa bantuan uang hari raya untuk 4.080 warga miskin masing-masing Rp300 ribu.
Ini zakat tahap kedua, kita kucurkan sebesar Rp2,7 miliar lebih untuk menghadapi lebaran Idulfitri, sedangkan tahap pertama sudah kita salurkan di awal tahun sebesar Rp1,5 miliar, ujar Kepala Sekretariat Baitul Mal Kota Lhokseumawe T.M. Zuhri, S.H., M.Hum., kepada portalsatu.com, Selasa, 20 Juni 2017.
Zuhri menyebutkan, selain diberikan bantuan uang hari raya untuk 4.080 warga miskin, dana tahap kedua ini juga dibagikan kepada 680 orang fakir masing-masing Rp500 ribu, 18 orang mualaf Rp3 juta per orang. Adapun untuk kelompok yang terutang dan telantar ada delapan orang masing-masing diberikan Rp2,5 juta.
Kita juga salurkan bantuan untuk kegiatan Ramadan di kampung-kampung, maksimal Rp1 juta per kegiatan balai pengajian. Kita juga bantu 64 santri masing-masing Rp1 juta per orang, dan kita berikan uang beli kitab bagi santri yang telah mengusulkan sebanyak Rp5 juta bagi dua orang santri, ujar Zuhri.
Zuhri menambahkan, proses penyaluran dana itu masih berlangsung sampai hari meugang hari raya Idulfitri nanti. Bila masih ada calon penerima yang belum sempat datang, maka akan kita lanjutkan setelah hari raya. Baitul Mal menargetkan tahun ini ada tiga tahapan pembagian zakat, yaitu awal tahun, jelang hari raya, dan akhir tahun, katanya.[] (*sar)


