LHOKSEUMAWE – Pimpinan Balai Pengajian Nailul Muram, Teungku Nurdin Ali atau Abon Lhok Mon Puteh berharap Pemko Lhokseumawe membantu membangun kembali balai pengajian miliknya telah hangus terbakar.
Tiga bangunan balai pengajiannya dan seluruh isinya terbakar, Selasa, 4 Oktober 2016, menjelang Magrib. Akibat kebakaran itu, tidak ada lagi tempat mengaji bagi ratusan anak di kawasan Desa Lhok Mon Puteh, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe.
Semoga ada bantuan yang diberikan oleh pemerintah kepada kami untuk membangun balai yang baru, kata Abon Lhok Mon Puteh kepada portalsatu.com, usai kejadian.
Abon menyebutkan, akibat kebakaran balai pengajian tersebut, ratusan santri terpaksa diliburkan sementara waktu. “Balai pengajian ini memiliki 100 lebih santri, untuk sementara waktu santri terpaksa kita liburkan dulu, karena tidak hanya balai pengajian saja yang terbakar, puluhan kitab suci Alquran dan kitab lainnya juga ikut terbakar,” ujarnya.[]


