25.6 C
Banda Aceh
Jumat, Januari 28, 2022

Array

Banggar DPRA Sorot Pembagian Anggaran SKPA Tanpa Memerhatikan Program Prioritas

BANDA ACEH – Badan Anggaran DPR Aceh menyoroti sejumlah persoalan terkait rancangan Qanun tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (RAPBA) tahun 2020. Salah satunya soal pembagian anggaran SKPA oleh TAPA dinilai tanpa memerhatikan program dan kegiatan prioritas, serta kurang mencermati RPJM Aceh Tahun 2017–2022 yang memuat Visi-Misi Gubernur Aceh.

Sorotan tersebut disampaikan dalam Pendapat, Usul dan Saran Badan Anggaran (Banggar) DPR Aceh dibacakan Tgk. H. Anwar Ramli, S.Pd., M.M., dalam rapat paripurna di Gedung DPRA, Selasa, 24 September 2019, malam. Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRA, Muhammad Sulaiman, S.E., M.S.M, didampingi Wakil Ketua DPRA, Drs. Sulaiman Abda, Teuku Irwan Djohan, S.T., dan Dalimi, S.E.Ak., dihadiri Sekda Aceh, dr. Taqwallah, M.Kes., mewakili Plt. Gubernur Aceh.

Juru Bicara Banggar DPRA, Tgk. Anwar Ramli, menjelaskan, setelah menerima Laporan Hasil Pembahasan Komisi I sampai Komisi VII DPR Aceh terhadap pembahasan RAPBA 2020 bersama Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) mitra kerjanya masing-masing, serta mencermati dan menelaah Nota Keuangan Rancangan Qanun APBA 2020 yang disampaikan Plt. Gubernur Aceh, Badan Anggaran DPR Aceh berpendapat dan memberi usul saran.

Di antaranya, Banggar DPRA masih banyak menemukan dalam dokumen RAPBA 2020 yang belum sesuai dengan ketentuan dan mekanisme berlaku dalam sistem perencanaan dan penganggaran sebagaimana telah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Oleh karena itu, Banggar DPRA berpendapat semua hasil penyesuaian yang dilakukan Komisi-Komisi DPR Aceh dengan SKPA mitra kerjanya masing-masing wajib dilakukan penyesuaian kembali ke dalam sistem e-Budgeting setelah dilakukan evaluasi oleh Kementerian Dalam Negeri.

Banggar DPRA menilai pembagian anggaran dikelola SKPA yang dilakukan Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA), masih tetap menggunakan sistem Plafon Oriented, bukan Program Oriented. Artinya, setiap SKPA diberi jatah pagu tanpa memerhatikan program dan kegiatan prioritas, serta kurang mencermati RPJM Aceh Tahun 2017–2022 yang memuat Visi-Misi Gubernur Aceh, dan Rencana Kerja Pemerintah Aceh (RKPA) sebagai dokumen acuan perencanaan tahunan, termasuk RTRW Aceh yang ada.

“Akibat kondisi yang demikian ini, progres pembangunan infrastruktur, sumber daya manusia, dan pemanfaatan sumber daya alam di Aceh menjadi tidak terarah,” kata Tgk. Anwar Ramli.

Banggar DPRA merekomendasikan, untuk meningkatkan mutu pendidikan di Aceh, diperlukan program/kegiatan prioritas yang dapat mempercepat terealisasinya “Aceh Caroeng”. Dibutuhkan upaya-upaya yang lebih inovatif dalam penyelenggaraan pendidikan di Aceh. Kajian-kajian ilmiah yang berkaitan dengan rumusan kebijakan peningkatan mutu pendidikan patut diberi fokus lebih serius.

“Namun demikian, penting diperhatikan agar tidak terjadi tumpang tindih program/kegiatan antara lembaga-lembaga yang terkait dengan bidang pendidikan dengan tugas yang diemban oleh Dinas Pendidikan. Untuk itu, lembaga-lembaga yang juga ikut berkontribusi dalam menjalankan misi Aceh Caroeng harus selalu berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, sehingga program/kegiatan yang diimplementasi dapat berjalan sinergis dan harmonis,” ujar Tgk. Anwar Ramli.

Sementara itu, terkait masalah Penerima Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Banggar DPRA menyebutkan, Plt. Gubernur Aceh sepatutnya mempertimbangkan kembali untuk membenahi skema peruntukan bantuan. Sehingga bantuan disalurkan benar-benar menyentuh mereka yang membutuhkan dan tepat sasaran.

“Menurut Badan Anggaran DPR Aceh, penting dan mendesak untuk direalisasikan agar rumah keluarga peserta program PKH diberikan tanda khusus yang permanen, sehingga tidak terjadi tumpang tindih bantuan, termasuk bantuan tersebut tidak dapat dialih-fungsikan oleh pihak penerima bantuan,” kata Tgk. Anwar Ramli.

Struktur RAPBA 2020

Sesuai Nota Keuangan RAPBA 2020 disampaikan Pemerintah Aceh kepada DPRA, berikut rincian struktur anggaran pendapatan dan belanja:

I. Pendapatan Aceh

1. Pendapatan Asli Aceh; direncanakan Rp2.624.349.661.274

2. Dana Perimbangan; direncanakan Rp3.994.320.016.700

3. Lain-lain Pendapatan Aceh yang Sah; direncanakan Rp8.838.550.784.000

II. Belanja Aceh

1. Urusan Wajib Pelayanan Dasar, total pagu belanja Rp8.043.511.546.758;

2. Urusan Wajib Pelayanan non-Dasar, total pagu belanja Rp1.238.543.278.020;

3. Urusan Keistimewaan dan Kekhususan Aceh, total pagu belanja Rp816.029.372.143;

4. Urusan Pilihan, total pagu belanja Rp1.418.100.760.893;

5. Urusan Penunjang, total pagu belanja Rp5.284.637.520.710;

6. Urusan Pendukung, total pagu belanja sebesar Rp4.531.664.647.823;

7. Urusan Kesatuan Bangsa dan Politik, total pagu belanja sebesar Rp. 25.539.397.447.

Dengan demikian, Banggar DPRA menyimpulkan, RAPBA 2020 sebagai berikut:

a. Pendapatan Rp15.457.220.461.974;

b. Belanja Rp17.279.528.340.753;

Defisit Rp1.822.307.878.779

c. Pembiayaan

– Penerimaan Rp1.822.307.878.779,-

– Pengeluaran Rp.-

Pembiayaan Netto Rp.-

Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berjalan (SILPA) Rp0,00.

Seperti diketahui, Sekda Aceh, Taqwallah, mewakili Plt. Gubernur, menyampaikan Nota Keuangan Rancangan Qanun tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) tahun 2020 dalam rapat paripurna di Gedung DPRA, Kamis, 19 September 2019. Dalam Rancangan Qanun APBA (RAPBA) 2020 itu, belanja Aceh direncanakan senilai Rp17.279.528.340.753 (Rp17,279 triliun lebih). (BacaBelanja Aceh 2020 Direncanakan Rp17,279 Triliun)[](nsy)

Laporan Khairul Anwar

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Terbaru

Besok Ketua IKA USK Kukuhkan Amal Hasan Sebagai Ketua Ikafensy

BANDA ACEH – Ketua Umum Ikatan Keluarga dan Alumni Universitas Syiah Kuala (IKA USK)...

28 Nelayan Aceh Timur yang Ditahan di Thailand Tiba di Jakarta

JAKARTA - Sebanyak 28 nelayan asal Aceh Timur yang ditahan di Thailand sejak April...

Kunjungi Pasien Tumor Tyroid di RSUD, TP PKK Subulussalam Berikan Bantuan

SUBULUSSALAM - Ketua TP PKK Kota Subulussalam, Hj. Mariani Harahap, S.E mengunjungi pasien tumor...

PT Kencana Produksi 6 Ribu Ton Getah Pinus, Segini Penghasilan Penderes

BLANGKEJEREN - PT Kencana Hijau Bina Lestari yang beroprasi di Desa Pinang Rugub, Kecamatan...

Besok, FISIP Unimal Gelar FGD Pj Kepala Daerah, Ini Tujuannya

LHOKSEUMAWE – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh (FISIP Unimal) akan menggelar...

Ini Kata Amien Rais dan Wali Nanggroe Soal Implementasi MoU Helsinki yang Belum Tuntas

BANDA ACEH – Tokoh politik nasional yang juga dikenal sebagai Bapak Reformasi Indonesia, Amien...

Begini Pandangan Islam Terkait Korupsi

Tindak pidana korupsi tentunya melanggar hukum negara dan agama. Di dalam ajaran Islam, perbuatan...

KONI Pusat Gelar Rakor dengan Aceh-Sumut Kejar Persiapan PON 2024

JAKARTA – KONI Pusat menggelar Rapat koordinasi (Rakor) dengan Pemerintah Aceh, Pemerintah Provinsi Sumut,...

Wali Kota Lhokseumawe ‘Rombak Kabinet’, Ini Nama-Nama Pejabat Dilantik

LHOKSEUMAWE – Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya, kembali 'merombak kabinetnya'. Kali ini, sebanyak 13...

Pegawai Kejari Gayo Lues Disuntik Vaksin Moderna

BLANGKEJEREN -- Pegawai Kejaksaan Negeri (Kejari) Gayo Lues mulai disuntik vaksin moderna sesuai surat...

Praktisi Hukum Asal Dewantara Minta Polres Lhokseumawe RJ-kan Perkara Pencurian di PIM

LHOKSEUMAWE - Muhammad Reza Maulana, S.H., praktisi hukum asal Dewantara, Aceh Utara, meminta pihak...

Terdakwa Kasus Korupsi Uang Makan Hafiz Gayo Lues Masih Terima Gaji, Segini Besarannya/Bulan

BLANGKEJEREN – Mantan Kepala Dinas Syariat Islam Gayo Lues berinisial HS yang menjadi terdakwa...

Sembilan Realitas Kematian yang Sering Dilalaikan Manusia, Apa Saja?

Setiap manusia pasti akan mengalami kematian. Maka sebagai Muslim perlu untuk mengetahui tentang kematian...

PNL Raih Peringkat Pertama Realisasi PNBP Terbesar

BANDA ACEH -- Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) berhasil meraih peringkat pertama realisasi Pendapatan Negara...

Begini Kondisi Proyek Lapangan Upacara Aceh Utara Rp1,4 M, tak Tampak Plang

LHOKSUKON – Proyek Penataan Lapangan Upacara Pusat Perkantoran Kabupaten Aceh Utara sumber dana APBK...

Polres Gayo Lues Musnahkan 59,75 Kg Ganja Milik Pelajar

BLANGKEJEREN – Sebanyak 59,755 Kg ganja kering dimusnaskan di halaman Polres Gayo Lues, Selasa,...

PIM Gelar Coastal Cleaning Up di Pantai Bangka Jaya dan Danau Laut Tawar

LHOKSEUMAWE - Karyawan PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menggelar kegiatan coastal clean up atau...

Terdakwa Kasus Korupsi Uang Makan Minum Hafiz Dituntut 7,5 Tahun Penjara

BLANGKEJEREN -- Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Gayo Lues menuntut masing-masing 7,5...

Pertumbuhan Keuntungan BUMA Belum Capai Target, Berapa Pendapatan Asli Aceh Hasil Blok B 2021?

BANDA ACEH – Pertumbuhan keuntungan Badan Usaha Milik Aceh (BUMA) sampai tahun 2020 belum...

Proyek Lapangan Upacara Aceh Utara Tahun 2021 Dikerjakan Hingga 2022, Dananya Diblokir

LHOKSUKON – Proyek Penataan Lapangan Upacara Pusat Perkantoran Kabupaten Aceh Utara sumber dana APBK...