SIGLI – Bangunan pasar ikan dan sayur di pusat Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie, hingga saat ini terbengkalai. Bahkan bangunan yang sudah siap tahun 2015 silam kini dihuni ternak kambing.
Informasi yang didapatkan portalsatu.com dari sejumlah sumber masyarakat setempat. Bamgunan itu sudah lama siap bahkan belum sempat digunakan harus direhab lagi karena kurang kualitas. Akan tetapi hingga saat ini pasar itu belum diserah terimakan kepada pedagang selaku penerima mamfaat.
“Seingat kami, pasar itu dua kali dibangun. Setelah siap tahun 2015, sempat direhab lagi. Tapi sejauh ini belum difungsikan,” ungkap salah seorang sumber masyarakat yang enggan ditulis namanya, Senin, 8 Mei 2017.
Selama ini, lanjutnya, bangunan itu dimanfaatkan ternak kambing sebagai tempat berteduh. Disekitar bangunan juga ditumbuhi tumbuhan.semak.
Sementara, Kabid Pasar Dinas Perdagangan Industri dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Pidie, Idham, ketika dikonfirmasi portalsatu.com, Senin, 8 Mei 2017 mengaku, Proyek itu sudah diserahterimakan dan saat ini pihaknya sudah meminta Camat setempat untuk mengirimkan data penerima manfaat.
“Sudah kita mintakan kepada Camat Simpang Tiga untuk mendatakan penerima manfaat. Jika sudah dikirim data, kita langsung serahkan kepada pedagang untuk difungsikan,” terangnya.
Terkait bangunan itu sudah dilakukan rehab meski belum dimanfaatkan, Idham menjelaskan, awalnya proyek itu bersumber dari provinsi, namun ada kekurangan dan kerusakan pada bangunan, Pemerintah Kabupaten mengalokasikan anggaran rehab pada tahun 2015 sehingga bangunan itu sudah rampung dikerjakan.
“Pembangunan pasar Simpang Tiga itu bersumber dari APBA. Kita hanya menambah dana rehab saja untuk menyempurnakan bangunan yang rusak,” papar Idham.[]

