BLANGKEJEREN – Sejumlah desa dan jalan lintas di Kabupaten Gayo Lues kembali diterjang banjir bandang dan tanah longsor, masyarakat yang tinggal di Daerah Aliran Sungai dan pengguna jalan lintas mulai panik menghadapi bencana ini.

Sejumlah desa yang kembali diterjang banjir bandang belakangan ini adalah Desa Badak (Kecamatan Dabun Gelang), Desa Remukut (Kecamatan Pantan Cuaca), Desa Palok dan Agusen (Kecamatan Blangkejeren), Desa Sekuelen (Kecamatan Blangjerango), dan beberapa desa lainya.

Jalan lintas yang sedang diperbaiki juga kerap terjadi longsor, seperti jalan lintas nasional Gayo Lues-Aceh Tenggara, jalan lintas nasional Gayo Lues-Aceh Tengah, dan jalan lintas provinsi menghubungkan Gayo Lues-Abdya masih putus total. Selain itu, jalan lintas Gayo Lues-Aceh Timur juga masih putus total sejak banjir bandang 26 November 2025 lalu.

Selain jalan lintas, sejumlah jalan kabupaten juga mengalami rusak parah, dan beberapa jembatan hanyut diterjang banjir susulan tahun 2026 ini. Paling parah adalah hanyutnya jembatan darurat Aih Bobo yang pernah ditinjau Wakil Presiden RI. Jembatan itu merupakan jalur menuju Rumah Sakit Umum Muhamat Ali Kasim.

Salah seorang warga Gayo Lues, Kardi, Senin 12 Oktober 2026, mengatakan saat ini banyak masyarakat Gayo Lues yang mulai panik menghadapi bencana, hampir setiap hujan turun warga tidak bisa tidur.

“Kami ketakutan ketika hujan deras turun, takut air menghayutkan rumah, dan takut semua jalan putus hingga kekurangan stok makanan,” katanya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gayo Lues, Muhaimin, mengatakan hampir setiap desa yang masuk zona merah kembali dilanda banjir susulan, dan penanganan sedang dilakukan pemerintah.

“Banjir dan longsor susulan yang terjadi di Gayo Lues sudah kami laporkan ke Provinsi Aceh dan Pusat. Sedangkan untuk penaganan rumah yang terkena banjir, saat ini pemerintah sedang berupaya membangun Hunian Tetap warga di daerah yang aman dari banjir dan longsor,” katanya melalui sambungan telepon WhatsApp.

Kepala BPBD Gayo Lues juga mengimbau seluruh masyarakat Gayo Lues agar meningkatkan kewaspadaanya terhadap banjir dan tanah longsor. Curah hujan di Gayo Lues masih tinggi berdasarkan data yang dikeluarkan BMKG.[]