ACEH TENGGARA – Banjir dan tanah longsor melanda lima kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara, Selasa, 15 Januari 2019, sekitar pukul 21.00 WIB. Bencana terjadi diakibatkan hujan berintensitas sedang dan tinggi yang mengguyur daerah tersebut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), H. Teuku Ahmad Dadek, S.H., mengatakan, empat kecamatan dilanda banjir, yakni Kecamatan Badar di Gampong Natam, Kecamatan Babussalam berdampak delapan gampong di antaranya Gampong Kota Kutacane, Pulonas, Pulo Latong, Perapat Hulu, Perapat Titi Panjang, Kutacane Lama, Kutarih, dan Gumpang Jaya. Namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Selanjutnya, Ahmad Dadek menambahkan, banjir juga dialami Kecamatan Lawe Bulan terdiri dari Gampong Pulonas Baru, Lawe Rutung, Pasir Gala, Bahagia, Kuta Galuh Asli, Perapat Timur, Pasir Bacang Lade. Selain itu, di Kecamatan Bambel terdapat tiga gampong, yakni Gampong Bambel, Lawe Kihing, dan Bambel Gabungan.

“Sedangkan lokasi bencana longsor, itu terjadi di Gampong Lawe Mengkudu, dan Lawe Beringin, Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara. Dampak bencana longsor di Gampong Natam, Kecamatan Badar, itu menyebabkan badan jalan nasional Kutacane-Blangkejeren tidak bisa dilalui, karena material longsor menutupi bagian badan jalan tersebut,” kata Ahmad Dadek dalam keterangannya diterima portalsatu.com/, Rabu, 16 Januari 2019.

Ahmad Dadek merincikan, akibat bencana banjir sebanyak 1.765 unit rumah warga terendam. Itu terdiri dari Gampong Kota Kutacane sebanyak 200 unit rumah terendam banjir, Pulonas 37 unit rumah, Pulo Latong 100 unit rumah, Perapat Hulu 30 unit rumah, Perapat Titi Panjang 25 unit rumah, Kutacane Lama 300 unit rumah, Kutarih: 50 unit rumah, dan Gumpang Jaya 170 unit rumah, Kecamatan Babussalam.

Selanjutnya, kata Dadek, di Kecamatan Lawe Bulan, di antaranya Gampong Pulonas Baru 40 unit rumah, Lawe Rutung 300 unit rumah, Pasir Gala 109 unit rumah, Bahagia 80 unit rumah, Kuta Galuh Asli 174 unit rumah, Perapat Timur 105 unit rumah, Pasir Bacang Lade 15 unit rumah terendam banjir. Sedangkan di Gampong Bambel, Lawe Kihing, Kecamatan Bambel masih dalam pendataan, dan Gampong Bambel Gabungan rumah warga yang direndam banjir sebanyak 30 unit rumah. Sehingga dengan jumlah total keseluruhan korban terdampak banjir sebanyak 1.765 KK dan 6.839 jiwa.

Untuk lokasi pengungsi yaitu di Pajak Dhuafa Gampong Bacang Lade, Kecamatan Lawe bulan berjumlah 42 KK, 160 jiwa. Ahmad Dadek mengungkapkan, pihak BPBD Aceh Tenggara sedang melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk tindakan selanjutnya, dan mereka (BPBD) juga sedang melakukan pembersihan akibat banjir dan longsor tersebut.

“Kondisi saat ini masih tertimbun longsor dan dalam proses pembersihan yang dilakukan pihak BPBD dan sejumlah pihak lainnya, namun badan jalan nasional Kutacane-Blangkejeren yang sempat tergenang air saat ini tampaknya sudah mulai surut, dan jalur transportasi sudah dapat dilalui,” ungkap Ahmad Dadek.[]