LHOKSUKON – Banjir yang melanda Kecamatan Samudera dan Syamtalira Aron, Aceh Utara, terus meluas, Sabtu, 17 November 2018, siang. Tiga titik badan jalan nasional lintas Banda Aceh – Medan di Kecamatan Syamtalira Aron ikut terendam dan diperkirakan mencapai 2 kilometer.
Pantauan portalsatu.com/, banjir di Kecamatan Syamtalira Aron terus meluas. Awalnya di Gampong Kumbang, Blang, dan Teungoh, kini meluas ke sebagian Gampong Mesjid, serta keseluruhan Gampong Cibrek Tunong (depan Polsek Syamtalira Aron) dan Cibrek Baroh. Badan jalan nasional yang terendam mulai dari kawasan areal persawahan Gampong Cibrek Baroh hingga melewati Simpang Cibrek.
Di Gampong Kumbang mulai dibangun tenda dapur umum. Terlihat sebagian warga mulai memasak mi instan dan telur di atas badan jalan. Di lokasi itu juga tampak tim Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Utara.
“Anggota kita sudah membantu masyarakat membangun tenda dapur umum di badan jalan Gampong Kumbang. Ini kita sedang melakukan evakuasi barang, dokumen dan barang penting lainnya di Polsek Syamtalira Aron. Ketinggian air di polsek selutut orang dewasa, sementara di asrama belakang polsek ketinggian airnya di atas paha,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kabag Ops AKP Iswahyudi.
Salah seorang ibu Bhayangkari Polsek Syamtalira Aron mengatakan, di asrama belakang Mapolsek Syamtalira Aron ada empat rumah. “Salah satu rumah (penghuninya) sedang tidak ada di tempat. Semua barangnya terendam, kami tidak bisa membantu evakuasi karena rumah terkunci. Ketinggian air di asrama kita hampir mencapai pinggang,” ucap ibu muda tersebut.[]


