BLANGPIDIE – Sekitar 100 rumah warga di empat desa dalam Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), terendam banjir, Jumat, 12 Oktober 2018.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya, Amiruddin, mengatakan, 100 rumah masyarakat yang terendam banjir tersebut berada di Desa Bineh Krueng, Desa Drien Jalo, Desa Padang Kawa, dan Desa Masjid.

“Desa Masjid yang terparah, lebih dari satu meter air naik ke rumah masyarakat,” kata Amiruddin kepada portalsatu.com/ melalui sambungan telepon seluler, Jumat, sekitar pukul 21.00 WIB.

“Tadi ada beberapa keluarga yang mengungsi ke rumah famili mereka. Tapi tidak lama kemudian pulang lagi. Mudah-mudahan hujan cepat berhenti supaya banjir cepat surut,” kata dia lagi.

Amir mengatakan, banjir yang melanda permukiman penduduk tersebut terjadi karena tingginya curah hujan yang menguyur Abdya sejak pukul 14.00 WIB hingga 20.00 WIB masih berlangsung.

“Hujan masih berlangsung, ditambah lagi Krueng Tangan-Tangan sudah dangkal, sehingga air naik ke permukaan lalu masuk ke rumah warga,” jelasnya

Amiruddin mengaku belum bisa memastikan jumlah kerugian yang dialami warga akibat banjir tersebut. Karena hujan disertai banjir hingga malam masih berlangsung di Kabupaten Abdya.

“Belum bisa kita pastikan, karena banjir dan hujan sedang berlangsung. Tapi kalau ternak milik warga, seperti ayam dan bebek itu sudah pasti banyak terbawa air,” kata Amir

Selain merendam rumah, banjir juga mengenangi badan jalan nasional di Desa Alue Manggota, Kecamatan Blangpidie. Sekitar 150 meter badan jalan di kawasan itu digenangi air setinggi paha orang dewasa.

“Arus transportasi masih lancar, semua jenis kendaraan baik roda dua dan roda empat masih bisa lewat,” kata Amir sembari mengaku saat ini dirinya bersama puluhan petugas BPBK masih berada di lokasi untuk memantau perkembangan.[](Suprian)