SIGLI –  Banjir melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Pidie, Rabu, 27 Januari 2016, sejak dinihari tadi. Ratusan rumah warga dan fasilitas umum, termasuk perkantoran pemerintah terendam banjir.

Banjir akibat luapan air Sungai Baro Raya membuat sejumlah perkampungan sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) terendam. Bahkan sejumlah lokasi banjir mencampai hampir satu meter.

Iskandar, warga Gampoeng Paloh Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, kepada portalsatu.com mengatakan, luapan air sungai terjadi sejak pukul 02.00 WIB dini hari. Meski sempat surut, kata dia, pagi tadi sekira pukul 6.00 WIB ketinggian air kembali meningkat. “Kami masih bertahan, tidak mengungsi untuk sementara,” katanya.

Pantauan portalsatu.com di kawasan kota Sigli, seperti Gampoeng Blang Asan, Gampoeng Peukan Pidie, Gampoeng Asan dan Kramat Luar mulai terendam banjir.

Sementara di Kecamatan Pidie, banjir setinggi 50 cm hingga satu meter merendam Gampoeng Barat, Pukat, Paloh, Pulo Pisang, Keunire, dan Keulibuet.

Di Kecamatan Indrajaya, Gampoeng Pante Garot, Dayah Muara, Meunasah Raya juga terendam banjir. Jalan Garot-Kota Sigli terpaksa ditutup karena badan jalan terendam banjir.

Aktivitas sekolah dan sebagian perkantoran terpaksa dihentikan untuk sementara. Belum ada laporan korban jiwa akibat banjir tersebut.[] (idg)