SUBULUSSALAM – Arus transportasi Tapaktuan, Aceh Selatan menuju Kota Subulussalam lumpuh total akibat banjir merendam badan jalan nasional tepatnya di Kampong Suka Maju Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam.
“Banjir semakin besar, mulai malam ini mobil tidak kami kasih lewat karena kondisi air sangat deras di atas badan jalan,” kata Camat Sultan Daulat, Muliadi, kepada portalsatu.com/, Jumat malam.
Ia menyebutkan, ratusan kendaraan roda empat dan roda dua baik dari arah Tapaktuan maupun sebaliknya saat ini antre di wilayah Sultan Daulat menunggu banjir surut.
“Ketinggian air saya tidak tahu berapa persisnya, tapi banjir terus naik dan tambah besar, makin deras pula, makanya mobil tidak kita kasih lewat takut terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” ungkapnya.
Menurut Muliadi, malam ini ratusan masyarakat di tiga desa yakni Suka Maju, Jabi-jabi dan Sigrun mengungsi ke rumah-rumah tetangga dan sanak famili yang lokasinya lebih tinggi dan aman dari ancaman banjir.
“Mereka sudah mulai mengungsi karena banjir semakin besar merendam rumah penduduk,” ungkapnya.
Muliadi belum bisa memastikan berapa jumlah KK yang terkena musibah banjir, karena pada umumnya seluruh pemukiman penduduk di Suka Maju terendam banjir. Begitu juga di Sigrun, kecuali di wilayah Jabi-jabi ada yang tidak terkena banjir.
“Totalnya belum tahu pastinya berapa karena sedang proses pendataan, nanti saya kabari lagi, ya,” ucap Camat Muliadi.[]



