SUBULUSSALAM – Kondisi banjir di wilayah Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam semakin parah. Satu unit rumah penduduk dilaporkan terseret arus akibat derasnya luapan Lae (Sungai) Souraya melanda tiga desa di kecamatan yang berbatas dengan Aceh Selatan itu.
“Banjir makin besar satu rumah warga hanyut terseret arus,” kata Camat Sultan Daulat, Muliadi kepada portalsatu.com/, Jumat, 14 Desember 2018.
Ia menjelaskan satu unit rumah yang terseret arus milik Sarudin atau Papak Anak (60) warga Dusun Aman, Kampong Suka Maju, Kecamatan Sultan Daulat. Posisi rumah berada di Daerah Aliran Sungai (DAS), beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Tidak ada korban jiwa, tapi barang-barang tidak ada yang bisa diselamatkan, hanyut terseret arus banjir yang sangat deras,” ungkapnya.
“Posisi rumahnya di daerah pinggiran sungai, di lokasi pengambilan pasir itu,” sambungnya menjelaskan posisi rumah Papak Anak panggilan warga setempat.
Ia menyebutkan di rumah panggung berkontruksi papan itu, Papak Anak tinggal bersama istrinya, Hamidah dan enam anaknya masing-masing, Dahana, Masdi, Iwan, Jepri, Idawati dan Ramadan.
“Mereka saat ini mengungsi di rumah saudara sekitar,” katanya.
Muliadi mengatakan saat ini kondisi banjir semakin parah merendam tiga desa yakni, Desa Sigrun, Jabi-Jabi, dan Suka Maju yang kerap menjadi langganan banjir setiap tahunnya.[]



