MEULABOH – Banjir kembali melanda Kabupaten Aceh Barat, kali ini di perbatasan Kecamatan Bubon dan Woyla, setelah kawasan itu diguyur hujan deras. Sejumlah pengguna sepeda motor yang melintas di kawasan Ateung Teupat, Jalan Meulaboh-Kuala Bhee, terpaksa menggunakan jasa becak.
Pasalnya, air merendam badan jalan setinggi 50 centimeter, sehingga membuat kendaraan roda dua tidak bisa melewati jalur tersebut.
Banjir sudah menjadi “langganan” bagi masyarakat di kawasan itu. “Sudah sering kami di sini banjir merendam badan jalan dan rumah penduduk, namun hingga saat ini belum ada solusi dari pemerintah,” kata Idrus, warga Kecamatan Bubon, Sabtu, 19 Juli 2020.
Sejumlah kendaraan roda dua yang melintas terpaksa menggunakan jasa becak yang telah dimodifikasi untuk bisa berjalan dalam air. Para pengendara harus mengeluarkan uang jasa Rp10.000 hingga Rp15.000 sekali melintas.
Warga meminta kepada pemerintah agar memperbanyak saluran di kawasan tersebut, sehingga air tidak mengendap dan bisa segera mengalir ke sungai.[](Azhar Sigege)


