BIREUEN – Curah hujan dengan intensitas relatif tinggi di wilayah Kabupaten Bireuen, Sabtu, 21 Januari 2023, sejak pukul 05.00 WIB hingga sore, mengakibatkan banjir luapan di puluhan desa di sejumlah kecamatan dalam kabupaten itu. Banjir luapan membuat sejumlah masyarakat di Kecamatan Pandrah mengungsi.

Informasi dari pengendali Posko Tagana Dinas Sosial Bireuen, Zulfikar GA., menyampaikan banjir luapan sebab saluran pembuang di sejumlah lokasi meluap ke permukiman penduduk. Sama halnya sejumlah sungai meluap seperti Krueng Pandrah di Kecamatan Pandrah, Krueng Leubu di Kecamatan Makmur, Krueng Jeunieb di Kecamatan Jeunieb, dan Krueng Bate Iliek di Kecamatan Samalanga.

“Hujan dengan intensitas tinggi melanda wilayah Bireuen mengakibatkan meluapnya air dari saluran aliran di desa-desa dan meluapnya sungai (krueng) mengakibatkan banjir di 10 Kecamatan meliputi 47 desa di wilayah Kabupaten Bireuen,” tulis Zulfikar melalui WhatsApp.

Dirincikan banjir luapan di tiga desa Kecamatan Peusangan, satu desa di Kecamatan Kota Juang, satu desa di Kecamatan Jeumpa, lima desa di Kecamatan Juli, empat desa di Kecamatan Peudada, tiga desa di Kecamatan Peulimbang, 10 desa di Kecamatan Jeunieb, delapan desa di Kecamatan Pandrah, lima desa di Kecamatan Simpang Mamplam, delapan desa di Kecamatan Samalanga, dan empat desa di Kecamatan Makmur.

Zulfikar mengatakan ketinggian air rata-rata 40-60 cm di permukiman penduduk. Hingga Sabtu sore ada empat lokasi pengungsian di Kecamatan Pandrah.

Alfian, warga Samalanga, mengatakan banjir turut menggenangi jalan lintas nasional Banda Aceh – Medan seperti di Jeunieb. Bahkan Kantor Camat Jeunieb tergenang, sama halnya rumah penduduk di sejumlah desa di kecamatan itu. “Krueng Bate Iliek juga meluap, desa sepanjang Krueng Samalanga terendam banjir,” ujarnya.

Jalan lintas nasional juga terendam di kawasan Desa Blang Geulumpang, Kecamatan Peudada, Cot Geulumpang Baroh, Kecamatan Jeunieb, kawasan Keude Peulimbang. Hingga Sabtu sore, jalan lintas di Keude Jeunieb masih tergenang meski berangsur surut.

Khairul, warga Kota Juang, dihubungi Sabtu, sekitar pukul 21.30 WIB, mengatakan kawasan kota Bireuen masih turun hujan.

Sementara itu petugas dari BPBD Bireuen dan Dinsos Bireuen sejak Sabtu siang hingga sore terjun ke sejumlah lokasi banjir untuk membantu warga.[] (Murdeli)