LHOKSUKON – Banjir merendam sejumlah kecamatan di Kabupaten Aceh Utara sejak Rabu, 5 Oktober 2022 dinihari, akibat meluapnya air sungai setelah hujan deras mengguyur kawasan itu, Selasa malam.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, Asnawi, dihubungi portalsatu.com/ melalui telepon, Rabu, sekitar pukul 10.40 WIB, mengatakan saat ini pihaknya sedang berada di lapangan untuk memantau situasi terkini.
Asnawi menyebut informasi sementara diperoleh pihaknya banjir melanda sejumlah kecamatan akibat meluapnya air Krueng (Sungai) Pase. “Menurut informasi, (air sungai meluap ke permukiman penduduk di sejumlah kecamatan) sejak sekitar pukul 03.00 WIB dinihari tadi,” ujarnya.
“Informasi sementara, banjir merendam sejumlah desa di Kecamatan Samudera, Pirak Timu, Tanah Luas, Paya Bakong, Matangkuli, dan Lhoksukon. Di Samudera, menurut informasi, (air Krueng Pase meluap) menjelang pagi atau sejak Subuh tadi,” kata Asnawi.
Kabag Humas Pemkab Aceh Utara, Hamdani, menyampaikan banjir juga merendam sejumlah desa di Kecamatan Cot Girek.
Ditanya apakah saat ini ada warga yang harus dievakuasi dari lokasi banjir, Asnawi mengatakan, “menurut informasi, di Pirak Timu sedang siap-siap (untuk evakuasi warga ke tempat yang aman), kita masih terus berkomunikasi dengan pihak kecamatan itu untuk mendapatkan informasi terkini”.
Menurut Asnawi, pihaknya sudah menyiapkan peralatan seperti boat di desa-desa rawan banjir. “Di daerah rawan banjir memang dari awal sudah kita tempatkan dua boat, ada yang di kantor desa, di shelter, menurut kebutuhan. Seperti di Pirak Timu dan Langkahan telah kita siapkan boat dari awal (untuk evakuasi masyarakat) jika terjadi banjir pada malam hari,” ujarnya.
Asnawi menambahkan BPBD masih terus berkomunikasi dengan para camat soal jumlah desa yang terendam banjir di sejumlah kecamatan. “Kita juga memantau situasi terkini di lapangan,” ucapnya yang saat dihubungi sedang berada di kawasan Geudong, Kecamatan Samudera.

[Masyarakat bergotong royong membangun tanggul darurat di atas tanggul Krueng Pase, Desa Mancang, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, Rabu, 5 Oktober 2022. Foto: Ist]
Sementara itu, Marzuki, warga Geudong, mengatakan banjir merendam sejumlah desa di Kecamatan Samudera, akibat meluapnya Krueng Pase sejak Subuh tadi. Di antaranya, Desa Mancang dan Madan. Banjir menggenangi rumah-rumah warga dan juga badan jalan desa tersebut.
“Masyarakat langsung bergerak bergotong royong memasukkan tanah ke dalam karung bekas untuk dibuat tanggul darurat di atas tanggul yang sudah ada, karena proyek tanggul Krueng Pase belum sepenuhnya mampu mencegah banjir,” ujar Marzuki.[](red)





