SUBULUSSALAM – Arus transportasi dari wilayah Barat Selatan Aceh menuju Sumatera Utara (Sumut) kembali normal menyusul surutnya banjir yang sebelumnya merendam badan jalan nasional di Kampong Suka Maju, Kecamatan Sultan, Daulat Kota Subulussalam, Jumat malam.
“Alhamdulillah banjir sudah surut, akses transportasi sudah mulai normal kembali,” kata Camat Sultan Daulat, Muliadi kepada portalsatu.com/, Sabtu, 15 Desember 2018.
Muliadi menjelaskan, sebelumnya pada Jumat malam luapan Sungai Souraya semakin besar dan merendam ratusan meter badan jalan nasional di Suka Maju menyebabkan arus transportasi lumpuh total usai Magrib.
Ratusan kendaraan dari arah Medan maupun sebaliknya terjebak macet sehingga terjadi antrean panjang akibat banjir melanda wilayah Sultan Daulat. Para sopir dan penumpang terpaksa mengurungkan niatnya untuk melanjutkan perjalanan. Mereka akhirnya tidur di dalam mobil, bahkan di atas badan jalan sambil menunggu debit air surut.
Setelah menunggu sekitar 9 jam banjir mulai surut pada pukul 4:23 WIB tadi pagi. Luapan Sungai Souraya sebelumnya sangat besar, turun sekitar setengah meter dari permukiman penduduk, debit air di atas badan jalan nasional pun mulai berkurang sehingga arus transportasi kembali normal.
“Sejak sore kemarin sebenarnya sudah tidak bisa lewat, tapi tetap dipaksa, habis Magrib tidak kita kasih lewat lagi karena kondisi banjir semakin besar dan deras. Alhamdulillah menjelang pagi sekitar pukul 4:23 WIB banjir surut dan arus transportasi kembali normal,” kata Camat Muliadi.
Para korban banjir yang sebelumnya mengungsi ke rumah-rumah tetangga dan sanak famili di lokasi lebih tinggi kini telah pulang ke rumah masing-masing untuk membersihkan rumah mereka dari lumpur dan puing-puing sisa banjir.
“Banjir sudah surut tapi tidak 100 persen, karena sebagian pemukiman penduduk masih ada yang terendam,” ungkapnya.[]



