Minggu, Juli 21, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaBank Aceh Syariah...

Bank Aceh Syariah Buat Sayembara Desain Kantor Pusat

JAKARTA – Pemerintah Aceh melalui Bank Aceh Syariah menggelar sayembara Desain gedung kantor PT Bank Aceh Syariah.

Plt Gubernur Aceh Ir. H. Nova Iriansyah, M.T mengatakan, pegelaran sayembara desain gedung kantor pusat Bank Aceh Syariah ini sangat penting. Karena dianggap menjadi sebuah perubahan wajah kota.

“Kita akan mengadakan sayembara pembangunan gedung kantor pusat Bank Aceh ini menjadi titik masuk sebuah perubahan di level wajah kota Banda Aceh,” kata Nova Iriansyah dalam acara penentuan pemenang  1,2, dan 3 sayembara di Gedung Hotel Morrisey, Jakarta, Jumat (31/01/2020).

Ia menambahkan nantinya, kemungkinan gedung pusat ini berada di bagian timur kota Banda Aceh.

“Saya berharap ini terwujud. Kalau ini terwujud, levelsioner wajah kota kita berubah ke lebih baik dalam segi parameter arsitektur, baik bangunan dan juga tata kota,” ujarnya.

Dia berharap kepada para peserta bisa menjadikan perubahan tersebut. “Untuk itu tentu akan ada reward. Karena saya arsitek, reward itu sesuatu yang valuenya sangat tinggi, jadi kita berdoa ini lancar,” katanya.

Bagi pemenang, katanya, juga akan dinobatkan secara fair. Karena salah satu tujuan sayembara hanya itu.

Ia juga menjelaskan, arsitektur merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan. Karena selama ini tidak tereksplor dengan baik.

“Kehadiran asitektur di Aceh memang baru sekitar tahun 80-an. Karya-karya arsitektur klasik di Aceh itu datangnya agak terlambat,” sebutnya.

Sehingga katanya, arsitektur itu merupakan aspek penting dalam pembangunan wajah kota atau dalam tata wajah wilayah.

“Nah, instrumen yang saya gunakan adalah Bank Aceh, kalau saya gunakan intrumen institusional yang lain, mungkin tidak punya uang, Bank Aceh punya uang,” ujarnya.

Plt Gubernur pun meminta Bank Aceh Syariah menyayembarakan pembanunan kantor pusat. 

Adapun tahap penyelenggaraannya, antara lain: 

Nopember 2019: Pengumuman

25 Nopember s/d 10 Januari 2020: Pendaftaran dan Pengunduhan Dokumen 

Sayembara 09 Desember 2019: Pemberian Penjelasan (aanwijzing dan workshop) di Jakarta

11 Desember 2019: Tinjauan Lokasi di Banda Aceh

12 Januari 2020: Batas pemasukan karya

13 Januari s/d 15 Januari 2020: Pemeriksaan Berkas dan Persyaratan Administrasi

16 Januari s/d 20 Januari 2020: Penjurian Teknis

21 Januari s/d 24 Januari 2020: Penjurian Tahap I

31 Januari 2020: Penjurian Utama (Tahap II)

31 Januari 2020: Penetapan Pemenang

Pebruari 2020: Penyerahan Penghargaan Pemenang. [](rilis)

Baca juga: