BLANGKEJEREN – Di tengah proses pemulihan pascabanjir bandang dan tanah longsor, Kabupaten Gayo Lues kembali menerima dukungan kemanusiaan menjelang bulan suci Ramadan. Bantuan yang datang beriring-iringan ini menjadi penguat harapan bagi masyarakat penyintas yang sedang berupaya bangkit.
BAZNAS RI menyalurkan 10 ekor sapi meugang bagi masyarakat terdampak bencana melalui program nasional ‘Tarhib Ramadan BAZNAS: Meugang Bersama Masyarakat Aceh, Zakat Menguatkan Indonesia’. Program ini menegaskan bahwa zakat tidak berhenti pada simbol, tetapi hadir sebagai kerja nyata di wilayah yang membutuhkan perhatian khusus.
Momentum ini juga bersamaan dengan penyaluran bantuan sapi dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memerlihatkan bahwa kehadiran negara dalam masa pemulihan dapat berjalan melalui berbagai instrumen, baik program pemerintah maupun kekuatan solidaritas zakat nasional.
PIC BAZNAS Kabupaten Gayo Lues, Al-Misry Al Isaqi, M.IKom, CPM, didampingi Kepala Sekretariat Baitul Mal Gayo Lues, Wahidin, S.Pd., menyampaikan bahwa bantuan ini memiliki makna lebih luas daripada sekadar distribusi pangan.
“Ini bukan hanya tentang meugang. Ini adalah pesan bahwa masyarakat penyintas tidak dibiarkan berjalan sendiri. Negara hadir, zakat hadir, dan solidaritas hadir tepat pada saat yang paling dibutuhkan,” tegas Al-Misry.
Distribusi bantuan dilakukan ke sejumlah desa terdampak di lima kecamatan, memastikan manfaat program ini menjangkau langsung masyarakat di lapisan paling terdampak.
Dengan dukungan dari BAZNAS RI dan perhatian langsung dari Presiden RI, masyarakat Gayo Lues menyambut Ramadhan dengan semangat baru bahwa pemulihan pasca bencana harus terus bergerak dari kepedulian menuju tindakan nyata.
“Zakat Menguatkan Indonesia, Negara Menguatkan Rakyat. Ramadan Menguatkan Harapan”.[]




