SIGLI – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Pidie, Rabu, 16 November 2016, menggelar sosialisasi terkait kampanye Pilkada Gubernur – Wakil Gubernur, Bupati – Wakil Bupati.

Kegiatan itu tampaknya kurang mendapat sambutan dari berbagai pihak terkait, sehingga dari 60 peserta yang diundang hanya dihadiri sekitar 30-an orang. Kondisi itu terlihat dari kursi dalam ruangan op-room Setda Pidie tempat digelarnya sosialisasi banyak yang kosong.

Menurut Ketua Devisi Kampanye KIP Pidie, Heri Saputra, pihaknya mengundang 60 peserta yang terdiri dari seluruh camat di Kabupaten Pidie, tim sukses semua kandidat, baik Gubernur dan Wakil Gubernur maupun Bupati dan Wakil Bupati, Kesbangpol Linmas dan Satpol PP.

“Ada sekitar 60 perserta yang kita undang untuk sosialisasi (aturan) kampanye ini. Banyak yang hadir paginya saat pembukaan. Tampak sebagian besar camat hadir,” terang Heri Saputra kepada portalsatu.com.

Menurut Heri, para camat tidak bisa mengikuti acara sosialisasi sampai selesai karena beradu dengan acara pemerintah di bidang diklat. Ia mengaku para camat sudah diberikan pedoman terkait kampanye para kandidat untuk diteruskan ke kecamatan.

Acara dibuka Plt. Bupati Pidie Munawar A. Djalil itu turut dihadiri Dandim, Kajari, Sekda, unsur Polres dan Panwaslih Pidie.

Pemateri selain Komisioner KIP Aceh, Muhammad, Komisioner KIP Pidie, Heri Saputra juga dari Panwaslih Pidie. Teknis dan aturan kampanye yang wajib diikuti pasangan kandidat dan tim pemenangannya merupakan materi yang dipaparkan pihak KIP. Sedang Panwaslih menerangkan tentang pelanggaran dan sanksi bagi kandidat dan tim pemenangan yang melakukan pelanggaran dalam kampanye.[]