Minggu, Juli 21, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaBanyak Pedagang dan...

Banyak Pedagang dan Konsumen di Pasar Ini tak Bermasker

Banyak pedagang maupun pembeli atau konsumen di Pasar Inpres Lhokseumawe, Aceh, tidak memakai masker. Alasan mereka beragam, mulai lupa membawa masker hingga merasa tidak nyaman.

Hasil pantauan di pasar pagi yang berada di Desa Teumpok Teungoh, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe pada 15 dan 20 November 2020, hanya beberapa pedagang yang memakai masker. Begitu pula warga yang berbelanja di pasar tersebut, ramai yang tidak memakai masker. 

Salah seorang pedagang sayur, R (sekitar 45 tahun), mengaku lupa membawa masker saat berangkat dari rumahnya ke pasar itu usai Subuh. “Buru-buru sehingga lupa bawa masker,,” ucapnya saat ditanya mengapa tidak memakai masker, 15 November 2020.

Pedagang tempe, tahu, dan tauge, N (sekitar 35 tahun), beralasan lupa memakai masker karena sibuk melayani pembeli. “Ada masker,” kata N yang kemudian mengeluarkan masker kain dari saku celananya. Sambil terkekeh N lantas memasang masker di dagu. 

Ada pula pedagang yang berdalih kurang nyaman jika selalu memakai masker. “Agak sesak,” ucap A (sekitar 50 tahun), pedagang kelontong. 

Dia baru memakai masker saat wartawan mengeluarkan telepon pintar untuk mengambil gambar suasana di pasar tersebut.

Menurut A, N dan R, tim Satpol PP sudah beberapa kali melakukan patroli ke Pasar Inpres. Itulah sebabnya, N dan A tetap membawa masker supaya tidak kena teguran dari Satpol PP yang memantau sekaligus mengingatkan para pedagang agar menerapkan protokol kesehatan, salah satunya memakai masker.

“Ada petugas patroli yang masuk ke sini meski tidak tiap hari. Kadang-kadang seminggu sekali. Semua pedagang dan pembeli diminta memakai masker dan menjaga jarak,” ucap A.

A mengakui manfaat memakai masker untuk mencegah penularan wabah Covid-19. “Iya memang, tapi kalau pakai terus menerus kurang nyaman juga. Menurut saya, kalaupun tidak memakai masker dari pagi sampai siang, yang penting tetap menjaga kesehatan, kondisi tubuh harus fit, biar tidak mudah kena penyakit,” tuturnya.

Sementara itu, selain tidak memakai masker, sebagian pembeli di pasar itu terlihat tidak menjaga jarak saat mengantre di muka beberapa kedai. Di tempat penjualan bumbu dapur misalnya. Para pembeli tampak menumpuk.  

“Lupa bawa masker hari ini. Biasanya pakai juga,” kata seorang perempuan paruh baya ditemui di pasar itu, 20 November 2020.

Ditanya mengapa tidak menjaga jarak saat mengantre di depan kedai bumbu dapur, dia mengatakan, “Cuma sebentar, tidak sampai 10 menit”.

Sekda Lhokseumawe, T. Adnan, mengatakan sejak April 2020 Wali Kota sudah menetapkan Lhokseumawe menjadi Kota Wajib Bermasker. Hasil rapat koordinasi Forkopimda, Wali Kota kemudian mengeluarkan instruksi pada 21 April lalu, menegaskan bahwa masyarakat yang beraktivitas di luar rumah, wajib memakai masker. Instruksi Wali Kota itu sudah disosialisasikan hingga ke desa-desa.

“Pemko Lhokseumawe bersama TNI dan Polri terus berupaya melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19,” kata Adnan saat diwawancarai pada satu kesempatan akhir September 2020.

Adnan menyebut tim gabungan Satpol PP, TNI dan Polri juga rutin menggelar patroli dan razia di sejumlah lokasi termasuk pasar untuk menertibkan masyarakat yang tidak mengikuti protokol kesehatan. “Kita semua harus terus berupaya melakukan pencegahan penyebaran covid ini. Misalnya, warga yang duduk di kafe-kafe harus pakai masker, sering cuci tangan dan jaga jarak. Begitu juga di pasar dan lokasi keramaian lainnya, protokol kesehatan harus diterapkan,” ujarnya.[](Irm)

Baca juga: