Rabu, Juli 24, 2024

Puluhan Personel Polres Aceh...

LHOKSUKON - Polres Aceh Utara melakukan tes narkoba melalui metode tes urine menggunakan...

Ini Kata Abu Razak...

BANDA ACEH – Venue atau tempat pelaksanaan pertandingan 33 cabang olahraga wilayah Aceh...

DPMPPKB Aceh Utara dan...

ACEH UTARA - Penjabat Bupati Aceh Utara diwakili Plt. Asisten I Sekda Dr....

Puluhan Siswa MTs Swasta...

SIGLI - Diduga keracunan, puluhan siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Swasta Tgk Syik Dayah...
BerandaEkonomiBarista Binaan PT...

Barista Binaan PT PIM Dipercayakan Kelola Coffee Shop Hungrypedia

LHOKSEUMAWE – Hasan Basri, barista binaan PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), dipercayakan mengelola Coffee Shop Hungrypedia di Kecamatan Dewantara, Aceh Utara. Grand opening kedai kopi milik pengusaha muda itu dilakukan pada Sabtu, 12 Maret 2022.

“Alhamdulillah, salah satu barista terbaik lulusan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh yang bersertifikat nasional dari BNSP kerja sama dengan TJSL PT PIM, dipercayakan mengelola Coffee Shop Hungrypedia,” kata Assistant Vice President PKBL PT PIM, Jufri, Sabtu (12/3).

Jufri menyebut Hasan Basri merupakan salah satu pemuda lingkungan PT PIM yang telah mengikuti pelatihan keahlian bidang barista (ahli membuat kopi) melalui program Youth Entrepreneurship (YEs). Pelatihan tersebut dilaksanakan tim Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PIM bekerja sama dengan BPVP dan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FLPID) Banda Aceh.

Setelah mengikuti pelatihan itu, para peserta—salah satunya Hasan Basri—mendapatkan sertifikat yang dikeluarkan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Dengan demikian ia menjadi tenaga terampil yang siap berkiprah di dunia kerja.

Jufri menyebut suatu kebanggaan bagi tim TJSL PT PIM saat apa yang ditargetkan dalam setiap pelaksanaan program bagi anak-anak muda binaan tercapai. Ke depan, pihaknya menargetkan semua lulusan pelatihan mendapat tempat mengaplikasikan keahlian yang sudah dimiliki, baik di wirausaha mandiri maupun mengelola kedai kopi dengan standar gaji lulusan pelatihan barista yang bersertifikat nasional BNSP.

“Tim TJSL juga mengkoordinir kawan-kawan barista untuk mendapat peluang kerja dan penghasilan yang sudah kita sepakati. Apabila ada permintaan tenaga kerja dari pengusaha-pengusaha coffee shop di dalam maupun luar daerah, peluang masih terbuka lebar bagi anak-anak barista,” ujar Jufri.

“Dalam tahap pelatihan saja, anak-anak barista kita sudah diminta oleh pengusaha-pengusaha coffee shop di Lhiokseumawe untuk kerja sama, salah satunya Hasan Basri. Saya dan tim TJSL PT PIM mengucapkan selamat kepada Hasan Basri atas kesuksesannya berkolaborasi dengan pengusaha muda Lhokseumawe sebagai pengelola barista di Coffee Shop Hungrypedia. Sukses terus dan selalu menjaga etika dalam bekerja,” tambah Jufri .

Jufri berpesan kepada para barista usia muda yang sudah berhasil maupun yang sedang menjajaki peluang usaha agar selalu menjunjung profesionalitas dalam melakukan tindakan maupun mengambil keputusan dalam menentukan pilihan. “Do the best, get the best and success,” ucapnya.

Seperti diketahui, prospek usaha kedai kopi di kota-kota besar maupun daerah sangat menjanjikan. Lhokseumawe dan Aceh Utara yang kenal sebagai daerah industri membuat usaha ini menjadi favorit untuk dikembangkan. Ditambah lagi dengan adanya tenaga-tenaga skill bidang coffee shop seperti barista membuat usaha ini berkembang pesat.

Provinsi Aceh dikenal sebagai penghasil komoditas kopi terbaik di Indonesia, bahkan dunia. Didukung peracik kopi profesional membuat Aceh semakin terkenal dengan cita rasa kopinya.

Diberitakan sebelumnya, PT PIM mempunyai beberapa program andalan dalam menjalankan fungsi TJSL. Salah satunya program Youth Entrepreneurship (YEs). “Ini merupakan salah satu wujud kepedulian PT Pupuk Iskandar Muda dalam menjalankan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat lingkungan, terutama masyarakat usia produktif,” kata Jufri.

Jufri menambahkan berbagai usaha dilakukan PT PIM melalui unit TJSL untuk mendukung program pemerintah dalam mengentaskan pengangguran dan kemiskinan. Usaha-usaha positif ini patut didukung supaya dapat berjalan berkelanjutan.

Respons positif dari masyarakat dinilai sangat baik, sehingga perlu lagi kerja sama dan sama-sama bekerja antar-stakeholder yang sangat dibutuhkan untuk mendukung semua program dijalankan TJSL PT PIM.

Manfaatnya kembali ke masyarakat itu sendiri, tugas PT PIM hanya berusaha membina dan memastikan yang diusahakan bisa berkelanjutan. Sehingga masyarakat bisa memberdayakan ekonomi keluarga dan terbebas dari perilaku menyimpang yang merugikan masyarakat lain dan diri sendiri, kata Jufri.[](ril)

Baca juga: