Senin, Juli 15, 2024

Peringati Hari Bhakti Adhyaksa...

BLANGKEJEREN - Kejaksaan Negeri Kabupaten Gayo Lues kembali menggelar bakti sosial (Baksos) dan...

Kapolres Aceh Utara AKBP...

LHOKSUKON - AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., kini resmi mengemban jabatan Kapolres...

Temuan BPK Tahun 2023...

BLANGKEJERN - Badan Pemeriksa Keungan (BPK) Perwakilan Aceh menemukan kelebihan pembayaran pada anggaran...

Pj Bupati Aceh Utara...

ACEH UTARA - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menerbitkan surat keputusan (SK) tentang...
BerandaBegini Cara Seorang...

Begini Cara Seorang Guru MIN di Aceh Mengajar Muridnya yang Liburan di Rumah

BANDA ACEH – Berbagai cara dilakukan para guru untuk terus mengajar murid-muridnya yang libur sekolah demi pencegahan pandemit Covid-19 sesuai anjuran pemerintah. Tujuannya agar para siswa-siswi di rumah tetap belajar, meski pun, tidak bertatap muka di kelas seperti hari-hari biasanya.

Seperti yang dijalankan oleh Sejahtera Ali, seorang guru  di Mandrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Kota Banda Aceh. Dengan caranya sendiri, sang guru ini tiap harinya tetap memberikan pelajaran kepada para murid seolah-olah ia sedang berdiri di depan siswa.

Selama libur sekolah Senin, 16 Maret 2020, di setiap kelas Ali merekam (video) dirinya yang sedang mengajar, laiknya seperti sedang memberi pelajaran di depan anak didiknya dan mengirimnya ke setiap orang tua murid melalui aplikasi WhatsApp.

Meski tanpa kehadiran siswa, Ali tetap semangat memberikan materi pembelajaran melalui video yang ia rekam. Ali datang ke setiap kelas untuk menjelaskan pelajaran di papan tulis persis seperti biasanya, agar muridnya tak lupa dengan pelajaran.

“Tujuannya agar materi pelajaran dari sekolah tetap dipelajari oleh siswa secara langsung di rumah mereka masing-masing,” ujar Ali saat dikonfirmasi portalsatu.com, Rabu, 18 Maret 2020.

Libur sekolah selama dua pekan kedepan, kata Ali, sangat berdampak pada proses belajar murid. Apalagi, tidak lama lagi akan memasuki bulan Ramadan, sehingga banyak program belajar mengajar yang telah ditentukan di awal semester oleh pihak sekolah, harus mengalami perubahan di tengah jalan.

“Makanya walaupun sekolah diliburkan untuk siswa target belajar dari awal harus tercapai. Sebisa mungkin saya berusaha untuk membantu murid menguasai pelajarannya, saya memilih mengirimkan materi berupa modul melalui WAG (WhatsApp Grup) wali murid, kemudian saya perkuat dengan penjelasan yang saya buat video langsung dari sekolah,” jelas Ali.

Meski demikian, Ali mengatakan, bahwa proses pembelajaran yang ia lakukan tersebut diakuinya masih tidak sesempurna ketika ia mengajar dikelas secara tatap muka. Karenanya, ia berharap virus corona atau (Covid-19) ini cepat mereda, sehingga murid-murid bisa kembali masuk sekolah seperti biasanya.

“Semoga kita semua terbebas dari virus corona, dan anak-anak dapat kembali belajar di sekolah, sehingga pendidikan Aceh kembali normal seperti sebelumnya,” pungkasnya. []

Baca juga: