BANDA ACEH – Pemerintah Aceh bakal menggunakan media video conference untuk melakukan rapat antar pejabat dan jajarannya. Hal itu dilakukan sebagai upaya mencegah penyeberan virus corona atau (Covid-19) yang semakin meluas.

Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Aceh, Muhammad Iswanto, mengatakan bahwa pihaknya akan memberlakukan sistem bekerja dari rumah menggunakan alat conference yang bisa digunakan untuk rapat jarak jauh. “Benar, hari ini sedang disiapkan perangkatnya oleh pihak Diskominfo dan Sandi Aceh,” ujar Iswanto, Rabu, 18 Maret 2020.

Hal yang sama juga disampaikan Juru Bicara Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, katanya, terkait penanganan Covid-19 berbagai upaya dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus mematikan di provinsi Aceh. Pria yang kerap disapa SAG ini mencontohkah seperti, meliburkan sekolah sampai 2 pekan ke depan, hingga merencanakan menggunakan perangkat teknologi rapat dan bekerja.

“Untuk meminimalisir kontak langsung dan ini sedang dipersiapkan, termasuk nanti informasi yang kita berikan kepada media mungkin dengan cara tidak biasa. Tetapi menggunakan berbagai platform media komunikasi,” kata Saifullah.

Lebih lanjut, Saifullah juga menambahkan bahwa Dinas Kominfo dan Sandi Aceh, hari ini tengah menggelar rapat dengan pihak terkait, guna persiapan infrastruktur video conference. 

“Video conference ini tentu dilakukan ketika rapat tertentu. Paling penting proses perkembangan situasi saat ini terus kita sikapi secara lintas sektor. Roda pemerintahan tidak boleh berhenti, tetap memberikan informasi kepada masyarakat agar tidak panik dan tetap waspada,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo dan Sandi Aceh, Marwan Nusuf, mengatakan video conference dimaksud hanya perlu menggunakan aplikasi yang bisa dioperasikan menggunakan gawai. Sehingga, menurutnya tak perlu memasang alat seperti yang digunakan saat teleconference.

“Untuk Pak Plt Gubernur sedang dalam proses, jika nanti sudah perlu akan dipakai. Kapan nanti beliau mau bicara dengan bupati/wali kota bisa menggunakan teknologi itu. Tidak perlu pasang, tinggal download aja, kami siapkan alat teknologinya yang simpel aja,” pungkas Marwan.[**]