LHOKSUKON Proyek pengerasan jalan di Gampong Cot Girek dan Gampong Tempel, Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara diduga dikerjakan “asal jadi”. Saat ini beberapa titik jalan mulai becek atau berlumpur dan ditumbuhi rumput. Disebut-sebut proyek itu berasal dari “dana aspirasi dewan”.

Jalan itu di Dusun Afdelling I, Cot Girek Lama, Pandan Wangi, Pondok Titi, Buket Payong, Tesa, Dusun Lubok Tilam di Gampong Cot Girek serta jalan Gampong Tempel.

Budimansyah, 64 tahun, warga Gampong Cot Girek Lama kepada portalsatu.com,Sabtu, 21 Mei 2016 menyebutkan, tidak ada papan proyek di lokasi pengerjaan jalan tersebut, sehingga tak diketahui sumber dana dan siapa rekanan pelaksana.

“Kami juga tidak tahu berapa panjang dan ketebalan jalan yang seharusnya dikerjakan. Pengerjaan jalan itu pun terhitung cepat. Setelah satu hari ditimbun langsung dikompek dengan alat berat. Baru sepekan dikerjakan sudah ditumbuhi rumput,” ujar Budimansyah.

Budimansyah meminta dinas terkait segera turun ke lokasi guna melihat kondisi jalan yang telah dikerjakan tersebut. “Jika memang tidak sesuai dengan kontrak, maka kami minta jalan itu diperbaiki. Yang kami dengar proyek ini dari dana aspirasi dewan, tapi tidak tahu dewan yang mana,” pungkasnya.

Hal itu dibenarkan Geuchik Gampong Tempel, Hasanudddin. Ia menyebutkan, pihak rekanan sempat melaporkan saat jalan tersebut akan dikerjakan, namun setelah selesai tidak dikabarkan lagi.

“Proposal jalan itu saya yang buat dan pihak rekanan yang suruh naikkan (ajukan). Setelah anggaran ke luar dan akan dilakukan pengerjakan, saya sempat dikabari. Tapi saya tidak tahu sumber dana dari mana, berapa anggaran dan lainnya. Yang saya tahu proses pengerjaan dilakukan sekitar tiga atau empat hari,” ujar Hasanuddin.[]