LHOKSEUMAWE- Polres Lhokseumawe bersama Satpol PP dan WH melakukan patroli dan razia saat malam pergantian tahun di Kota Lhokseumawe, Senin, 31 Desember 2018 hingga dini hari.

Razia itu dilakukan di sejumlah lokasi keramaian seperti terminal labi-labi, waduk, penjual petasan di Jalan Perdagangan pusat kota, dan beberapa tempat lainnya. Di terminal labi-labi, Keude Aceh, Lhokseumawe, tampak petugas keamanan meminta identitas setiap warga yang berada di lokasi tersebut.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Kabag Ops Kompol Ahzan, mengatakan, untuk melakukan pengamanan malam pergantian tahun pihaknya mengerahkan sebanyak 150 personel, Kodim 0103 Aceh Utara satu Peleton, dan Satpol PP dan WH Lhokseumawe sekitar 70 personel. Sedangkan sasaran patroli di seputaran jalan masuk kota, terminal labi-labi, waduk pusong. Ini dilakukan fokus utamanya memastikan bahwa tidak ada pelanggaran syariat pada malam pergantian tahun 2018 ke 2019.

“Kemudian tidak ada pembakaran marcon atau petasan dan sejenisnya, kita memastikan bahwa imbauan (seruan) dari Pemerintah Kota Lhokseumawe dan MPU itu dilaksanakan. Apabila ditemukan pelanggar syariat Islam tentu akan diserahkan kepada pihak Satpol PP dan WH untuk ditangani, tetapi jika ada kedapatan seperti penjual marcon tanpa izin dan berkenaan hal lainnya sejenis narkoba tentunya akan kita proses,” kata Ahzan kepada portalsatu.com/, Senin, malam.

Menurut Ahzan, razia itu digelar di terminal labi-labi karena biasanya tempat perkumpulan masyarakat memang lebih ramai di sana, terlebih ada tempat karaoke yang disediakan di warung-warung setempat, sehingga untuk mengantisipasi terjadinya pelanggaran syariat maka fokusnya ke sana (terminal labi-labi). 

“Akan tetapi patroli gabungan seperti ini tidak hanya saat pergantian tahun saja dilakukan, juga secara kontinu dan bahkan setiap bulan kita selalu melakukan hal serupa agar kondisi di daerah ini tetap berlangsung aman, nyaman, dan tertib,” ujar Ahzan.

Sementara itu, Kapolsek Banda Sakti, Iptu Arief Sukmo Wibowo, menyebutkan, dari patroli yang dilakukan saat pergantian tahun tidak ada hal yang menonjol. Bahkan saat malam pergantian tahun ini juga diadakan kegiatan keagamaan seperti zikir dan tabligh akbar bersama ulama yang ada di Kota Lhokseumawe, dan tidak ada perayaan yang bersifat pesta hura-hura. 

“Semuanya aman dan kondusif, akan tetapi kita juga melakukan pengamanan di sejumlah tempat wisata yang ada di Lhokseumawe pada Selasa. Lokasi wisata dimaksud seperti Goa Jepang, Pantai Ujong Blang, Pantai Lancok, dan sejumlah tempat lainnya yang memang harus dilakukan patroli tersebut,” ungkap Arief.[]