LHOKSEUMAWE – Tim gabungan berhasil mengevakuasi mayat yang ditemukan nelayan Pusong, Lhokseumawe, sekitar 14 mil utara laut, Kamis, 1 September 2016.
Jenazah itu dievakuasi ke speedboat yang digunakan tim gabungan (Lanal, Airud, SAR dan RAPI),” kata Irwan dari Tim Reaksi Cepat RAPI Lhokseumawe.
Irwan menyebutkan, mayat yang ditemukan itu mulai mengeluarkan bau. Informasi yang kita terima dari tim gabungan di laut (yang melakukan evakuasi), kondisi jasad itu sudah lembek dan mengeluarkan bau menyengat hidung,” ujarnya.
Menurut dia, mayat tersebut akan dievakuasi ke TPI Pusong, Lhokseumawe. Jika hasil identifikasi nantinya ternyata jenazah itu bukan nelayan yang hilang di Seunuddon, maka akan dibawa ke rumah sakit, kata Irwan.
Diberitakan sebelumnya, nelayan Pusong, Lhokseumawe dilaporkan menemukan mayat di tengah laut, Kamis, 1 September 2016, pagi. Diduga itu merupakan jasad Rajani, nelayan Seunuddon, Aceh Utara yang hanyut saat melaut, 27 Agustus lalu. (Baca: Jasad Nelayan Seunuddon Ditemukan?)[] (*sar)


