BANDA ACEH – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Darwati A Gani meninjau sejumlah Puskesmas di Kota Banda Aceh. Menurutnya, hingga 18 April 2020, masih banyak tenaga medis mengeluh akibat kekurangan Alat Pelindung Diri (APD) untuk perlindungan diri mereka jika menangani pasien Covid-19.
Sementara dua hari sebelumnya, Plt. Gubernur Aceh, kepada wartawan memastikan Aceh tidak kekurangan APD. “Di Aceh saya pastikan tidak kurang APD, tapi tentu antisipasi apabila terjadi ledakan itu tentu kita harus perbanyak lagi jumlahnya,” tegas Nova Iriansyah usai meresmikan Lab PCR di kawasan Aceh Besar, Kamis, 16 April 2020.
BACA: https://portalsatu.com/read/news/nova-iriansyah-pastikan-aceh-tak-kekurangan-apd-56697
Darwati mengakui banyak bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah dalam penanganan Covid-19 di Aceh, tetapi menurut Politikus Partai Naggroe Aceh (PNA) tersebut, masih hanya difokuskan untuk rumah sakit rujukan dan masih kurang memikirkan petugas di Puskesmas-puskesmas.
“Kondisi ini sangat memperihatinkan untuk keselamatan tenaga medis di Puskesmas sabagai garda terdepan dalam penanganan pasien Covid-19,” kata Darwati di sela-sela penyerahan APD kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Banda Aceh, Sabtu, 18 April 2020. APD yang diserahkan itu akan diberikan kepada petugas medis Puskesmas.
Istri Gubernur Aceh Nonaktif Irwandi Yusuf ini menambahkan, Pemerintah Aceh juga harus memperhatikan seluruh pekerja medis Covid-19 di Puskesmas-puskesmas yang tersebar di seluruh pelosok Aceh, bukan hanya pada rumah sakit rujukan. Apalagi, Puskesmas merupakan rumah sakit rujukan pertama pasien.
“Puskesmas juga menangani dan melayani pasien, jadi ini harus segera ditangani agar mereka dapat melayani pasien sesuai dengan SOP penanganan Covid-19,” ujarnya.
Dari informasi didapat, tambah Darwati, keluhan tenaga medis akibat kekurangan APD bukan hanya terjadi di Puskesmas sekitar Banda Aceh. Akan tetapi juga oleh sejumlah Puskesmas pada beberapa daerah lainnya di Aceh.
“Dinas kesehatan kabupaten/kota harus cek ke semua Puskesmas sehingga tenaga medis di sana tidak ada keluh kesah ketika melayani pasien, ini penting untuk keselamatan,” katanya.
Pada acara penyerahan APD itu, Ketua IDI Kota Banda Aceh, Isra Firmansyah langsung menyerahkan secara simbolis APD untuk tenaga medis sejumlah rumah sakit dan Puskesmas di Kota Banda Aceh.
Isra Firmansyah mengatakan, APD yang diserahkan terdiri dari; cover all jumpsuit yang mirip baju astronaut, penutup kepala, kacamata pelindung, masker, sarung tangan, dan sepatu.
“APD ini hasil sumbangan yang diserahkan ke IDI Kota Banda Aceh, termasuk sumbangan Anggota DPRA Ibu Darwati A Gani. Ada juga sumbangan beberapa donatur lainnya,” kata Isra Firmansyah.
Menurut Isra, APD itu disalurkan untuk ketenaga medis dua rumah sakit dan sebelas Puskesmas di Kota Banda Aceh untuk kebutuhan APD para medis untuk menangani pasien Covid-19.[](Khairul)





