BANDA ACEH – Ketua Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Aceh, Taqwallah, melantik pengurus Korpri unit Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Minggu, 13 Desember 2020.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto, menjelaskan karena dalam masa pandemi Covid-19, panitia membagi prosesi pelantikan dalam empat tahap.

“Pelantikan Korpri unit SKPA ini kita bagi dalam empat bagian. Hal ini kita lakukan sebagai bentuk pencegahan karena pandemi Covid-19 belum berakhir. Penerapan protokol kesehatan kita terapkan secara ketat dalam kegiatan ini. Jarak kursi kita atur sedemikian rupa sesuai prokes. Selain itu, para pengurus yang dilantik juga diwajibkan mengenakan masker,” ujar Iswanto.

Kepada pengurus Korpri Aceh unit SKPA yang dilantik itu, Taqwallah berpesan bahwa Korpri sebagai tempat bernaung para Aparatur Sipil Negara, harus memanfaatkan berbagai fasilitas yang telah diberikan oleh negara dengan sebaik-baiknya. Semua harus digunakan sepenuhnya untuk tujuan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Dengan pelayanan maksimal, maka citra ASN akan kembali baik di mata masyarakat.

“Kita adalah orang-orang terpilih. Tunjukkan hal itu dengan kinerja pelayanan yang baik. Saat ini kita berada di era keterbukaan informasi, era yang menuntut pelayanan dan kerja cepat. Segala yang kita lakukan akan dipantau dan dikritisi oleh khalayak. Oleh karena itu, bekerjalah dengan baik, penuhi ekspektasi masyarakat demi mengembalikan citra ASN,” ujar Taqwallah yang juga Sekda Aceh.

Sekda mengingatkan, dengan kinerja baik, maka stigma  dan citra ASN akan dipandang baik oleh masyarakat.

Taqwallah juga mengajak seluruh anggota Korpri agar tetap menjalankan sejumlah gerakan yang selama ini telah memberi imbas positif di tengah masyarakat, seperti donor darah rutin.

“Jangan kendor donor darah. Bila enggan berdonor, maka posisikan diri kita sebagai orang yang membutuhkan darah, dengan demikian akan timbul jiwa kepedulian dan kesetiakawanan. Alhamdulillah, meski belum mampu memenuhi kebutuhan darah harian, namun gerakan donor darah ASN Pemerintah Aceh cukup membantu ketersediaan darah di PMI,” imbuh Taqwallah.[](Irm/*)