SIGLI – Sebanyak 157 jiwa dari 44 kepala keluarga (KK) penduduk Kompleks Perumahan Tsunami Gampong Dayah Tutoeng, Kecamatan Pidie, Pidie, yang sempat mengungsi satu hari, Senin 14 Desember 2020, akibat rumah mereka terendam banjir kini kembali ke rumah masing-masing.

Keuchik Gampong Dayah Tutoeng, Iskandar, Selasa, 15 Desember 2020, kepada portalsatu.com/ mengatakan semua warganya yang kemarin sempat mengungsi, sejak pagi tadi sudah kembali ke rumah guna membersihkan rumah mereka dari sampah banjir.

“Hanya satu hari saja mereka mengungsi, hari ini setelah dilakukan penyedotan air oleh mobil pemadam serta dilakukan gotong royong pembersihan saluran pembuang, Alhamdulillah sudah kering dan sudah bisa kembali ke rumah mereka,” kata Iskandar.

Selain sudah dilakukan penyedotan, lanjut Iskandar, air surut juga disebabkan tidak ada hujan sejak semalam hingga hari ini. Jika hujan kembali turun kemungkinan genangan akan kembali terjadi lantaran saluran lebih tinggi dari perumahan warga.

Terkait bantuan masa panik untuk korban banjir, menurut Iskandar, ada tiga gelombang sejak kemarin. Ada dari Dinas Sosial, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Pidie dan hari ini, bantuan dari Dharma Wanita Kabupaten.

“Kalau untuk bantuan masa panik warga korban banjir tidak ada masalah,” pungkas Iskandar.

Pantauan di sejumlah gampong yang sempat terendam banjir, Senin kemarin, kondisinya sudah normal kembali, hampir tidak ada endapan air baik di perkarangan rumah warga maupun jalan – jalan gampong yang kemarin sempat terendam hingga 50 centimeter.[]