BerandaBerita LhokseumaweBegini Peringatan Haul ke-10 Tarbiyah Islamiyah Mazhab Syafi’i di Lhokseumawe

Begini Peringatan Haul ke-10 Tarbiyah Islamiyah Mazhab Syafi’i di Lhokseumawe

Populer

LHOKSEUMAWE – Para jamaah memperingati Haul Tarbiyah Islamiyah Mazhab Syafi’i ke-10 tahun 1443 H/2022 M dan peringatan 200 hari meninggalnya Almukkaram Syaikhuna Tgk. Usman Ibni Abdillah (Abati Banda Dua, Pimpinan Tarbiyah Islamiyah Mazhab Syafi’i). Kegiatan tersebut digelar di Kompleks Balai Tinggi Pengajian Rakyat, di Gampong Meunasah Mee, Kandang, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, Senin, 14 Februari 2022.

Acara tersebut dihadiri jamaah dari seluruh Aceh terdiri dari jamaah Balai Tinggi Pengajian Rakyat, jamaah Ikatan Wanita Muslimah Assyafi’iyah, santri Dayah Darul Mukminin Nusantara, dan siswa Sekolah Dasar Tarbiyah. Peringatan tahun ini dilaksanakan secara sederhana tanpa pawai seperti tahun-tahun sebelumnya.

Pemerintah Kota Lhokseumawe diwakili Camat Banda Sakti Heri Maulana, S.IP., M.S.M., dalam sambuatannya di depan jamaah dan seluruh masyarakat yang hadir, menyampaikan pemerintah mendukung penuh upaya perbaikan moral dan aklak rakyat melalui pengajian rakyat Tarbiyah Islamiyah Mazhab Syafi’i.

Pemko Lhokseumawe pada tahun 2015 telah mendeklarasikan Lhokseumawe sebagai Kota Tarbiyah Islamiyah Mazhab Syafi’i di kawasan Pantai Kampung Jawa dan Hagu (Jagu) Lhokseumawe. Bersamaan dengan itu juga ditetapkan Kecamatan Muara Dua sebagai pilot project pelaksanaan pengajian rakyat di seluruh gampong dalam Kecamatan Muara Dua, dan dilanjutkan di Kecamatan Banda Sakti pada tahun lalu.

“Dengan momentum Haul Tarbiyah Islamiyah Mazhab Syafi’i yang ke-10 tahun ini, insya Allah akan kita kembangkan di gampong-gampong dalam Kecamatan Blang Mangat dan Muara Satu, Kota Lhokseumawe. Ini kita lakukan sebagai tanggung jawab pemerintah kepada rakyat dalam hal pendidikan agama yang sebenar-benarnya,” ujar Heri Maulana.

Heri Maulana atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih kepada seluruh jamaah tarbiyah yang telah bersedia mendidik rakyat dengan tulus ikhlas. “Sehingga apa yang dicita-citakakan untuk perbaikan moral dan akhlak rakyat akan segera terwujud di Kota Lhokseumawe tercinta,” ucapnya.

Peringatan Haul tahun ini juga dilakukan pengibaran bendera tarbiyah oleh putri dari almarhum Abati Banda Dua, pembacaan sejarah Tarbiyah Islamiyah Mazhab Syafi’i, pembacaan kitab kuning, dan samadiyah kepada Abati Banda Dua sebagai bentuk peringatan 200 hari meninggal beliau.

[](ril)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita lainya