BANDA ACEH Ratusan pelajar SD dan SMP memeriahkan aneka perlombaan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLHS) tahun 2016 yang diselenggarakan Bapedal Aceh di Taman Sari Kota Banda Aceh, Sabtu, 16 Juli 2016.
Aneka perlombaan tersebut meliputi lomba mewarnai dan lomba melukis yang diikuti sebanyak 177 pelajar kelas I sampai VI SD sederajat, dan lomba menyanyi yang diikuti 31 pelajar SMP sederajat.
Ktiga perlombaan ini mengusung tema lingkungan sesuai dengan isu utama HLHS 2016 mengenai perdagangan ilegal satwa liar. Di mana perdagangan ilegal satwa liar telah mengancam keberlangsungan hidup berbagai spesies dan mengikis keanekaragaman hayati di bumi.
Ir. Anggria Zultina Rosa, M.M., Ketua Koordinator HLHS 2016 Bapedal Aceh mengatakan, kegiatan ini rangkaian pendidikan bagi anak dalam memahami sebenarnya arti menjaga kelestarian lingkungan, termasuk memerangi perdagangan satwa liar agar tidak punah.
Satwa adalah salah satu indikator keseimbangan alam dan juga merupakan aset untuk generasi yang akan dating, kata Anggria.
Selain untuk meningkatkan tingkat kreativitas dan bakat seni para siswa-siswi, kata Anggria, aneka perlombaan ini juga bertujuan untuk menumbuhkembangkan kepedulian mereka sejak dini terhadap lingkungan. Hal ini merupakan suatu bentuk kampanye global terkait pelestarian lingkungan yang berguna untuk menginspirasi setiap orang di Bumi agar mengambil tindakan dalam melestarikan lingkungan hidup.
Terlihat antusiasme dan semangat yang tinggi dari seluruh peserta dalam mengikuti aneka Perlombaan HLHS 2016 ini. Sebagai bentuk apresiasi terhadap keikutsertaan para peserta perlombaan, Bapedal Aceh telah menyiapkan berbagai hadiah bagi para pemenang. Di antaranya, plakat penghargaan, sejumlah uang tunai dan sertifikat.
Bapedal Aceh juga memberikan apresiasi terhadap para guru yang senantiasa mendukung siswa-siswinya untuk berpartisipasi pada kegiatan ini sebagai salah satu media edukasi lingkungan.[] (adv)

