SIGLI – Rumah duka, Syarifah, istri Bupati Pidie Roni Ahmad (Abusyik) di Gampong Pu'uk, Kecamatan Delima, sejak pagi dipenuhi pelayat dari berbagai kalangan, Sabtu, 9 Desember 2017.
Pantauan portalsatu.com/, di jalan masuk ke rumah duka tampak petugas Satpol PP yang disiagakan untuk membantu mengatur arus lalu lintas, termasuk mengarahkan tempat parkir kendaraan para pelayat.
Di sepanjang jalan masuk ke rumah duka, kiri-kanan dipenuhi papan bunga ucapan belasungkawa dari berbagai kalangan.
Sementara di rumah duka, sebagian warga setempat tampak sibuk mempersiapkan penyambutan jenazah Syarifah.
Menurut Kabag Humas Setda Pidie, Safrizal, jenazah istri bupati diperkirakan akan tiba di Sigli, sekitar pukul 17.00 WIB. Jenazah Syarifah dipulangkan ke Sigli bersamaan dengan jenazah Afdal Daud (Ajudan Bupati Pidie), dan jenazah Cut Rita Zahara (pengurus KOHATI PB HMI yang berasal dari Pidie).
Direncanakan, ketiga jenazah korban kecelakaan lalu lintas di Jawa Barat itu akan disinggahkan ke Pendopo Bupati Pidie. Selanjutnya akan diantarkan ke rumah duka masing-masing untuk dikebumikan.
Jenazah Syarifah akan dikebumikan di Gampong Pu'uk, Kecamatan Delima, jenazah Afdal Daud di Gampong Lampoh Krueng, Kecamatan Kota Sigli, dan jenazah Cut Rita Zahara di Gampong Mee Tanoh, Kecamatan Peukan Baro, Pidie.
Diberitakan sebelumnya, istri Bupati Pidie, Roni Ahmad (Abusyik), Syarifah, Cut Rita Zahara (pengurus KOHATI PB HMI yang mendampingi Syarifah di Pulau Jawa), dan Afdal Daud (Ajudan Bupati Pidie), meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di Km 130 jalur A tol Cipali, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Jumat, 8 Desember 2017. Kecelakaan itu melibatkan minibus Toyota Innova nomor polisi B 1170 GKJ dengan truk Siba Surya nomor polisi H 1805 EP.[]



