Foto-foto Gerhana Matahari di atas menggambarkan kondisi nyata fenomena alam tersebut yang diabadikan menggunakan teropong theodolite di BMKG Stasiun Blang Bintang, Aceh Besar, Rabu, 9 Maret 2016.

Observer di BMKG Stasiun Blang Bintang Khairul Akbar menjelaskan, theodolite merupakan alat untuk melihat arah kecepatan angin lapisan atas, bukan angin di permukaan.

“Caranya dengan melepas balon udara kemudian diikuti dengan teropong bernama theodolite per 1 menit sehingga didapat arah dan kecepatan angin tiap seribu feet di udara,” kata Khairul kepada portalsatu.com.

Tak ingin melewatkan momen langka itu, para observer di BMKG Stasiun Blang Bintang yang sedang mengamati pergerakan udara memanfaatkannya untuk memantau Gerhana Matahari.

Menurut keterangan Kepala BMKG Stasiun Mata Ie Aceh Besar, Gerhana Matahari Total yang terjadi hari ini dimulai pada pukul 06:48 WIB. Namun untuk Wilayah Aceh maksimal yang terlihat hanya mencapai 86 persen di wilayah Singkil, sedangkan wilayah Banda Aceh fase gerhana matahari yang tampak hanya 76 persen saja. Puncak gerhana terjadi pada pukul 07:21 WIB dan selesai pada pukul 08:26 WIB.[](ihn)