Minggu, Juli 14, 2024

Tanggapan Ketua DPRK Aceh...

ACEH UTARA - Mendagri Tito Karnavian memperpanjang masa jabatan Pj. Bupati Aceh Utara...

Selamat! 2 Siswa Kota...

SUBULUSSALAM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Balai Pengembangan Talenta...

Besok, Mahyuzar akan Terima...

ACEH UTARA - Dr. Mahyuzar, M.Si., akan menerima Surat Keputusan (SK) Mendagri tentang...

Jabatan Pj Bupati Aceh...

ACEH UTARA - Masa jabatan Penjabat Bupati Aceh Utara, Dr. Mahyuzar, genap satu...
BerandaNewsBelajar ke Aceh...

Belajar ke Aceh Tamiang, Tujuh Pegawai Kominfo Gayo Lues Gunakan Uang Pribadi

BLANGKEJEREN – Lima Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan tujuh Pegawai Tidak Tetap Kabupaten (PPTK) Gayo Lues dari Dinas Kominfo, Persandian dan Statistika belajar tentang aplikasi e-Goverment ke Aceh Tamiang.

Kepala Dinas Infokom Gayo Lues, Said Idris Wintareza, Sabtu, 27 Maret, mengatakan berdasarkan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) hanya lima PNS diberikan izin ke Aceh Tamiang. Sedangkan tujuh PTTK menggunakan uang pribadi.

“Kami yang berangkat menggunakan SPPD itu lima orang. Tujuh orang lainnya mereka menggunakan uang pribadi, baik itu mobilnya secara pribadi maupun kebutuhanya,” kata Said Idris Wintareza saat menghubungi portalsatu.com melalui telepon.

Baca juga: ASN ke Luar Daerah, Kantor Kominfo Gayo Lues Sepi

Said menyebut SPPD ke Aceh Tamiang dihitung selama tiga hari: satu hari perjalanan pergi, satu hari belajar aplikasi bersama Dinas Kominfo Aceh Tamiang, dan satu hari perjalanan pulang. Dalam satu hari, dana sesuai SPPD Rp300 ribu/PNS, ditambah uang penginapan, dan bahan bakar minyak (BBM). Jika ditotalkan semuanya Rp15 juta untuk lima PNS tersebut.

“Itulah, kami baru sekali ini pergi sudah masuk berita. Anggota DPRK pergi keluar daerah, tim off road ke Tamiang, Kabag Hukum ke Jakarta menjumpai KPK tidak ada masuk berita. Padahal, kami ke Tamiang bukan untuk main-main, tetapi bagaimana Pemerintah Kabupaten Gayo Lues bisa menerapkan sistem e-Goverment agar penggunaan anggaran dan sistem pemerintah lebih efisien dan efektif,” tutur Said.

Said mengaku sudah meminta izin kepada Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda Gayo Lues terkait keberangkatan tim Dinas Kominfo ke Aceh Tamiang untuk mempelajari tentang aplikasi.[]

Baca juga: