BANDA ACEH – Badan Eksekutif Mahasiswa Akademi Kesehatan (BEM Akkes) Aceh Utara menggelar demonstrasi di halaman gedung DPR Aceh terkait rencana penutupan kampus itu oleh Pemerintah Aceh Utara, Rabu, 12 April 2017.

Said Muhammad, Ketua BEM Akkes sekaligus koordinator aksi mengatakan aksi mereka di DPRA bertujuan untuk meminta para anggota dewan mendesak DPRK Aceh Utara.

“Kami meminta DPRA untuk mendesak DPRK Aceh Utara membentuk Pansus permasalahan yang terjadi di kampus kami,” kata Said Muhamamd.

Said Muhammad menyesalkan keputusan pemerintah yang memilih mengalihfungsikan kampus Akkes sebagai pusat pelatihan dan pengamanan tenaga kesehatan. Sehingga akan berdampak terhadap perkembangan pendidikan di Aceh Utara.

“Kampus Akademi Kesehatan Aceh Utara merupakan satu-satunya kampus kesehatan milik pemerintah di Aceh, bahkan di Indonesia, sehingga terjangkau untuk masyarakat menengah ke bawah,” kata Said Muhammad.

“Hal ini (alih fungsi) akan sangat berdampak pada pengembangan pembangunan pendidikan di Aceh Utara secara menyeluruh,” katanya lagi.

Dalam aksi itu, puluhan mahasiswa Akkes Aceh Utara mengusung beberapa kertas karton bertuliskan, “Save Akkes Aceh Utara”, “Tolong jangan gusur rumah kami”, dan “UPTD bukan solusi”.[]