LHOKSEUMAWE – Bendungan Krueng Pase di Kecamatan Meurah Mulia Aceh Utara dikabarkan terancam jebol. Sejumlah titik beronjong batu yang berada di lokasi tersebut juga sudah rusak tergerus sungai.

Hal itu disampaikan Anwar, staf Dinas Sumber Daya Air (SDA) Aceh Utara kepada portalsatu.com, via selularnya, Jumat, 21 Juli 2017. Beronjong tersebut dibuat tahun 2008 lalu, yang berfungsi untuk mengantisipasi erosi di sekitar bendungan penyuplai air irigasi tersebut.

“Bila beronjong itu tidak diperbaiki atau dibangun beronjong baru, bisa-bisa bendungan bisa jebol seperti yang pernah terjadi beberapa tahun lalu,” kata Anwar yang ditugaskan menjaga pintu air bendungan.

Ia khawatir bila bendungan rusak, suplai air irigasi untuk 9 kecamatan di Aceh Utara dan 1 di Lhokseumawe akan terhenti. “Bendungan ini mengairi sebagian besar kawasan sawah di Aceh Utara, bila rusak, suplay air terhenti, Petani tidak bisa ke sawah,” ujarnya.

Ia berharap, pemerintah segera mengantisipasi sebelum bendungan benar-benar jebol. Apalagi saat ini sedang musim kemarau, waktu yang tepat untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan sebelum bertambah parah.

Selain itu, Anwar berharap proyek pengembangan bendungan Krueng Pase bisa segera dilaksanakan, karena setahu dirinya sampai saat ini proyek tersebut terhambat proses pembebasan lahan antara masyarakat dan Pemkab Aceh Utara.[]