SIGLI – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie dijadwalkan akan menggelar rapat pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (RAPBK) tahun 2020 selama 18 hari kerja. Pembukaan rapat digelar di Gedung DPRK Pidie, Rabu, 18 Desember 2019, pukul 20:00 WIB.
“Sidang pembahasan akan dibuka (Rabu) nanti malam, sekira pukul 20:00 WIB,” kata Ketua DPRK Pidie, Mahfuddin Ismail, kepada portalsatu.com/, Rabu siang.
Mahfuddin Ismail menjelaskan, sesuai hasil rapat Badan Musyawarah DPRK Pidie, Selasa, 17 Desember 2019, untuk pembahasan RAPBK sudah dijadwalkan berlansung selama 18 hari kerja, dari 18 Desember 2019 hingga 10 Januari 2020.
Menurut Mahfuddin, jadwal yang telah ditentukan itu akan digunakan Badan Anggaran (Banggar) DPRK Pidie siang dan malam untuk bekerja melakukan pembahasan RAPBK agar dapat selesai hingga menjadi Qanun APBK tahun 2020. Jika memang tidak bisa siap sesuai jadwal itu, maka akan ditambah beberapa hari lagi.
“Sesuai kebutuhan. Bisa jadi lebih cepat dari jadwal yang telah disepakati, juga mungkin bertambah. Ini tergantung saat pembahasan. Kita upayakan bisa selesai pertengahan Januari,” imbuh kader Partai Aceh ini.
Mahfud mengatakan, sesuai aturan pihaknya diberi ruang dua bulan untuk melakukan pembahasan sejak RAPBK diserahkan Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPK) Pidie.
“Kalau dasar aturan itu, kita ada waktu pembahasan hingga pertengahan Februari 2020, sesuai penyerahan RAPBK dari eksekutif ke kita, Senin, 16 Desember 2019,” jelas Mahfud.
Mahfud menambahkan, keterlambatan pembahasan hingga persetujuan bersama terhadap RAPBK 2020 nantinya, kesalahan bukan dari pihak legislatif. Pasalnya, TAPK terlambat menyerahkan RAPBK kepada DPRK Pidie.
Menurut Mahfud, sesuai mekanisme yang telah diatur, mulai diserahkan RAPBK, dewan diberi waktu dua bulan untuk mempelajari dan melakukan pembahasan. Hasil pembahasan RAPBK, sebelum diqanunkan selanjutnya dikirim ke Pemerintah Aceh untuk dievaluasi yang diberi waktu satu bulan.
Jadi, sejak RAPBK Pidie diserahkan ke dewan hingga evaluasi Gubernur Aceh, diperkirakan akan memakan waktu sekitar tiga bulan.[]




