SUBULUSSALAM – Nadila Saran, atlet asal Kota Subulussalam akan bertarung dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pecak Silat Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) tahun 2018 berlangsung 1-6 Oktober di Makassar.
Nadila salah satu dari lima atlet binaan PPLP Aceh yang berangkat ke Makasar mengikuti Kejurnas Pecak Silat bertanding melawan atlet binaan PPLP dari seluruh provinsi di Indonesia.
Memiliki skill di bidang olahraga pencak silat, gadis asal Kampung Penanggalan Barat ini sejak kelas 3 SMP ditarik pelatih PPLP Aceh ke Banda Aceh menjadi atlet binaan cabang pencak silat. Saat ini Nadila duduk di kelas 2 SMA Negeri Banda Aceh, tinggal di Asrama PPLP Aceh.
Dijadwalkan Nadila akan mengawali pertandingan pada Selasa, 2 Oktober 2018, pukul 15:00 WIB. Ia berharap doa dan dukungan masyarakat Kota Subulussalam agar sukses meraih prestasi di Kerjunas tersebut.
“Hari ini tanding, rencana jam tiga siang ini, mohon doa dan dukungannya,” kata Nadila saat dikonfirmasi portalsatu.com/, Selasa, 2 Oktober 2018.
Di cabang olahraga pencak silat, Nadila telah mengukir sederet prestasi yang membanggakan daerah. Kerjunas Pencak Silat di Lombok tahun 2017 lalu, Nadila meraih medali perunggu.
Saat Popda di Langsa dan Takengon, Nadila meriah medali emas 22, sementara Kejurda di Lhokseumawe, gadis asal Kota Subulussalam ini kembali meraih prestasi medali perak.
Jika sebelumnya Kejurnas 2017 di Lombok, Nadila meraih medali perunggu, kali ini ia menargetkan medali perak di Kerjunas Pencak Silat 2018 di Makassar.
“Kata pelatih target itu harus bertahap, dulu perunggu, sekarang kita target perak, selanjutnya nanti baru medali emas,” ungkapnya.[]



