SUBULUSSALAM – Wali Kota Subulussalam, H. Merah Sakti SH menyampaikan empat usulan prioritas dalam pertemuan bersama Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin, 23 Juli 2018.
Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdako Subulussalam, Hamdansyah SE MM mendampingi Merah Sakti mengatakan empat usulan prioritas disampaikan Wali Kota Subulussalam direspon langsung oleh Presiden Jokowi.
"Ada empat usulan disampaikan Bapak Wali Kota Subulussalam kepada Bapak Presiden tadi sore di Intana Bogor," kata Hamdansyah kepada portalsatu.com/, Senin malam.
Pertama, Merah Sakti meminta bantuan dana sekitar Rp50 miliar untuk kelanjutan pembangunan jembatan Dah dan jembatan pelayangan. Selanjutnya meminta Presiden meresmikan Mapolresta Subulussalam awal Januari 2019 sebelum pemilu.
Presiden juga diminta melanjutkan pembangunan badan jalan nasional Subulussalam menuju Pak-pak Bharat yang saat ini kondisinya rusak parah dan sangat memprihatinkan.
Di hadapan Presiden, Merah Sakti menyebutkan ada delapan kabupaten/kota di Aceh melintasi jalan nasional tersebut setiap hari untuk mengangkut berbagai kebutuhan. Selain itu, Merah Sakti mengatakan ada 30 persen penduduk suku Jawa yang tinggal dan menetap saat ini menjadi warga Kota Subulussalam dan mengajak Presiden untuk berkunjung ke Bumi Sada Kata.
Usulan itu disampaikan Merah Sakti langsung di hadapan Presiden dalam kegiatan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang dimulai sekitar pukul 15:00 WIB sampai pukul 17:00 WIB di Istana Bogor.
Dalam pertemuan yang turut dihadiri Ketua APEKSI Airin Rachmi Diany yang juga Wali Kota Tanggerang Selatan itu, Presiden menyahuti empat usulan Wali Kota Subulussalam.
Presiden berjanji akan mengatur jadwal untuk berkunjung ke Subulussalam untuk melihat langsung kondisi badan jalan nasional Pak-pak Bharat menuju Kota Subulussalam.[]


