BANDA ACEH – Aktivis HAM, Munir tewas dibunuh 12 tahun silam. Namun dalang pembunuhnya sampai sekarang belum terungkap. Banyak spekulasi yang berkembang terkait kasus pembunuhan ini. Ada yang menganggap dalang di belakang pembunuhan Munir adalah aktor besar sehingga sampai sekarang tak terungkap.
Aktivis, BEM bersama pegiat LSM di Aceh akan mengadakan acara mengenang 12 tahun kematian Munir. Acara berupa nonton bersama dan diskusi terkait tragedi menimpa Munir, digelar di halaman FISIP Unsyiah, Rabu, 7 September 2016, pukul 19.30 WIB.
Koordinator KontraS Aceh Hendra Saputra mengatakan acara tersebut diadakan untuk memperingati hari dimana Munir dibunuh. Ia juga mendesak pemerintah menyelesaikan kasus tersebut sampai tuntas.
“(Presiden) Jokowi yang katanya akan menuntaskan kejahatan masa lalu harus berani untuk membuka kasus dan juga pelaku harus diadili, siapa pun itu pelakunya,” tulis Hendra dalam pesan singkat diterima portalsatu.com, Selasa, 6 September 2016.
Hendra mengatakan, negara harus bertanggung jawab terhadap kejahatan masa lalu. “Acara ini sebagai upaya untuk terus mengingatkan negara agar menunaikan janjinya untuk membuka secara terang benderang kepada publik mengenai bagaimana Munir dibunuh,” ujarnya.
Acara mengenang Munir tersebut diselenggarakan BEM FISIP Unsyiah, KontraS Aceh, LBH Banda Aceh dan Koalisi NGO Aceh.[]


