LHOKSEUMAWE- Bank Indonesia (BI) Perwakilan Lhokseumawe menggelar pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) seri ketiga. Kegiatan itu dimulai sejak 20 hingga 22 November 2020 di Museum Rumoh Aceh, Kota Lhokseumawe.
Pameran menampilkan puluhan produk dari sejumlah pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) BI Lhokseumawe. Di antaranya kerajinan dan tas bordir motif Aceh, kain motif ecoprint, makanan siap saji, kopi Gayo dengan kualitas ekspor serta sejumlah produk lainnya. Kegiatan tersebut salah satu untuk mendukung UMKM di tengah pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).
Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Lhokseumawe, Yukon Afrinaldo, mengatakan, sebelum dilaksanakan pameran KKI untuk seri pertama dan kedua, juga dilakukan secara virtual. Namun, saat ini 25 Kantor Perwakilan Bank Indonesia terdiri dari 46 kantor perwakilan di Indonesia ditunjuk untuk melakukan pameran secara offline, karena masyarakat ingin melihat langsung produk yang dihasilkan oleh pelaku UMKM.
“Selama pandemi Covid-19, banyak masyarakat yang melakukan pembelian online. Terkait hal itu para pengunjung diharapkan bertransaksi secara digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Itu merupakan sebagai wujud komitmen Bank Indonesia dalam mengembangkan sistem pembayaran non-tunai,” kata Yukon Afrinaldo, Jumat 20 November 2020.
Yukon Afrinaldo menambahkan, BI hanya menginisiasi karena pihaknya tidak mungkin menggantikan kementrian maupun dinas terkait. Untuk itu diharapkan agar pemerintah daerah bisa menikdaklanjuti para pelaku UMKM yang memiliki berbagai macam produk maupun karya, baik dari sisi pengaturan maupun pengadaan dana untuk memajukan UMKM di daerah tersebut.[]


