LHOKSEUMAWE – Kantor Perwakilan Wilayah (KPw) Bank Indonesia (BI) Lhokseumawe menyiapkan uang pecahan rupiah untuk kebutuhan Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah/Tahun 2021 senilai Rp1,38 triliun kepada masyarakat ataupun perbankan.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe, Yukon Afrinaldo, mengatakan kebutuhan uang pecahan itu disediakan untuk 10 kabupaten/kota di wilayah kerja BI Lhokseumawe. Penukaran uang ini bagian dari tugas bersama Bank Indonesia dan perbankan. Namun, untuk tahun ini karena kondisi Covid-19 tidak dilakukan lagi penukaran di tempat keramaian atau suatu titik di luar bank.
“Saat ini dilakukan dengan pola yang normalnya yaitu para nasabah bisa mendatangi langsung ke kantornya (bank) masing-masing. Jadi, masyarakat bisa juga ke Bank Indonesia atau perbankan, kita siapkan untuk semua jenis uang pecahan kecil (UPK) baik uang Rp2 ribu, Rp5 ribu, Rp10 ribu, Rp20 ribu, Rp50 ribu maupun Rp100 ribu,” ujar Yukon Afrinaldo kepada wartawan di Kantor BI Lhokseumawe, Jumat, 7 Mei 2021.
Selain itu, kata Yukon, ada juga jenis UPK Rp75 ribu yang sudah tersebar di seluruh perbankan, sehingga masyarakat bisa mendapatkannya di setiap kantor bank. Di samping itu, pihaknya melihat selama ini net-outflow atau uang banyak disediakan BI yang keluar lebih tinggi dibandingkan uang disetor masyarakat melalui perbankan ke BI.[]



