BANDA ACEH – Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika memprediksi hujan akan terus mengguyur wilayah Kota Banda Aceh dan daerah lainnya sejak Kamis, 7 Mei 2020 kemarin hingga tiga hari ke depan.

Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Blang Bintang, Zakaria Ahmad mengatakan, hujan deras dipicu terbentuknya tekanan rendah di Selat Malaka sebelah utara Aceh. Hal itu, katanya, menyebabkan terjadi belokan angin di wilayah Aceh.

Kemudian terjadi konvergensi atau penyatuan massa udara yang mengakibatkan berkumpulnya uap atau awan air di atas kota Banda Aceh dan daerah lainnya. Awan inilah yang memunculkan hujan disertai kilat dan petir.

“Keadaan seperti ini diperkirakan masih berlanjut hingga dua sampai tiga hari ke depan,” ujar Zakaria Ahmad, Jumat, 8 Mei 2020.

Zakaria juga meminta masyarakat agar berhati-hati jika terjadi banjir kiriman ke pemukiman warga sewaktu-waktu. Ia juga berharap agar nelayan tidak memaksakan melaut dalam kondisi cuaca buruk.

“Untuk masyarakat nelayan dan penyedia jasa penyeberangan agar berhati-hati dalam melaut, tidak lupa membawa alat keselamatan serta alat komunikasi. Jangan memaksa berlayar bila kondisi cuaca tidak memungkinkan,” ungkapnya.

Seperti diketahui, hujan deras mengguyur Kota Banda Aceh menyebabkan sejumlah ruas jalan protokol, pemukiman warga, fasilitas publik tergenang banjir hingga mencapai 1,3 meter. Kondisi ini menyebabkan beberapa aktivitas warga lumpuh.[]