LHOKSEUMAWE – Bocah berusia 6 tahun, Qanita Aqila, warga Desa Lancang Garam, Lhokseumawe, menyumbangkan isi celengannya untuk membantu anak-anak di Palestina. Sumbangan tersebut diberikan Qanita melalui Syekh Ahmad Taufik Mahmod Al Haaj Falestiny, ulama asal Gaza, Palestina, saat berkunjung ke Lhokseumawe, Minggu, 12 Juni 2016.
Qanita mengaku senang memiliki kesempatan untuk menyumbangkan celengannya untuk Palestina. Dia mengaku, sebelumnya menabung bukan khusus disumbangkan untuk rakyat Palestina. Namun Qanita baru terpikir membantu setelah hadirnya salah seorang ulama dari Palestina dan memberi ceramah di Masjid Jamik di desanya.
Menurut Qanita salah satu cara untuk mambantu adalah dengan memberikan celengannya selain dengan doa.
Celengannya untuk anak-anak Palestina, sedih lihat mereka nggak bisa sekolah seperti kami disini, kata Qanita Aqila yang baru saja lulus TK dan akan menjadi siswa Sekolah Dasar (SD) di sela-sela mendengar ceramah di masjid jamik tersebut.
Sebelumnya, Syekh Ahmad Taufik Mahmod Al Haaj Falestiny, memberi tausiah di Masjid Jamik Lhokseumawe. Kedatangan Syekh Ahmad tersebut dalam rangka mengikut roadshow yang diselenggarakan Komite Nsional untuk Rakyat Palestina (KNRP). Sejumlah daerah yang dikunjungi diantaranya adalah Kota Banda Aceh, Kabupaten Pidie, dan Pidie Jaya. Kemudian Aceh Tengah, Kabupaten Bireuen, Kota Lhokseumawe, lalu Aceh Timur, Langsa dan Kabupaten Aceh Tamiang.
Syekh Ahmad yang lahir di Jalur Gaza tersebut menceritakan kondisi sebenarnya di Palestina, terutama di Jalur Gaza. Menurutnya selama ini kondisi yang memprihatinkan tersebut luput dari pemberitaan awak media.[](bna)


