BLANGKEJEREN – Hujan deras mengguyur Kabupaten Gayo Lues, Selasa, 28 Juli 2020 siang, menyebabkan anak sungai di Desa Gumpang Lempuh, Kecamatan Putri Betung, meluap. Sekitar 20 rumah warga mengalami genangan lumpur hingga rusak.
Suhaidi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gayo Lues mengatakan untuk memastikan berapa jumlah rumah yang rusak disertai kerusakan apa saja yang terjadi di Gumpang Lempuh, pihak BPBD sedang melakukan pendataan.
“Kita sedang melakukan pendataan dan melihat kerusakan apa saja yang terjadi terhadap perumahan warga ini. Kalau menurut perkiraan sementara sekitar 20 rumah yang rusak,” katanya melalui pesan WA.
Jika musibah itu hanya terjadi genangan lumpur saja, Suhaidi mengaku akan menurunkan tim dari BPBD untuk membersihkan rumah penduduk dan fasilitas umum lainya. Sedangkan untuk pembersihan jalan nasional yang tertimbun tanah, batu dan batang kayu, hal itu merupakan kewenangan pihak PPK8 (Projabal).
“Saya di Medan sudah tiga hari, dan ini lagi kita minta juga data dari pemerintahan desa,” katanya.
Selain rumah warga yang mengalami rusak, jalan lintas nasional di Kecamatan Putri Betung juga sulit dilintasi kendaraan, lumpur dan batu membuat roda kendaraan berputar di tempat.[]


