JAKARTA – Salah satu program yang saat ini telah berjalan di Kantor Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) di Jakarta adalah fasilitas pemulangan jenazah bagi warga Aceh yang ada di Jakarta. Program tersebut, diperuntukkan bagi warga Aceh yang kurang mampu.
Hal itu disampaikan Kepala BPPA, Almuniza Kamal dalam kajian rutin BPPA. Kali ini, kajian tersebut mengetengahkan tata cara memandikan hingga menguburkan jenazah yang dilaksanakan di Kantor BPPA, Jalan RP. Soeroso, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 10 April 2019.
Kepala BPPA mengatakan, betapa pentingnya kajian ilmu tersebut diketahui oleh semua pegawai BPPA untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi kapan saja. Dari kajian tersebut, nantinya diharapkan akan terbentuk satu tim yang menjadi pengurus jenazah masyarakat Aceh di Jakarta.
“Jadi, seandainya ada musibah terhadap masyarakat Aceh di Jakarta, kita sudah punya tim yang mampu memandikan, menshalatkan hingga menguburkan. Sebab selama ini belum ada kepengurusan dalam hal tersebut. Oleh karena itu, kami akan bekerja semaksimal mungkin untuk mengayomi masyrakat Aceh di Jakarta,” kata dia.
Pengurus Pusat (PP) Taman Iskandar Muda, Ayah Muchtar yang hadir pada kegiatan tersebut memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada BPPA di Jakarta karena terus melakukan perubahan-perubahan yang menunjukkan bahwa BPPA mampu mengayomi masyaraka Aceh di Jakarta.
“Ini program baik dari Kepala BPPA dan kita menyambutnya dengan baik. Sebab bagaimana pun kita sangat butuh BPPA ini di Jakarta sebagai pembawa kabar ke Aceh. Baik itu kabar buruk, atau pun baik. Intinya kita mendukung langkah ini,” kata dia usai mengikuti proses kajian.[](adv)


