BANDA ACEH – Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh menyebut jumlah pengangguran di Provinsi Aceh periode Februari 2020 mencapai 136 ribu orang. Paling mendominasi dari tingkat universitas yaitu sebesar 8,30 persen. Sementara dari tingkat SMA sebesar 18,5 persen. 

“Mereka yang berpendidikan rendah cenderung mau menerima pekerjaan apa saja. Dapat dilihat dari TPT SD ke bawah paling kecil di antara semua tingkat pendidikan yaitu 1,91 persen,” ungkap Ihsanurijal, Kepala BPS Aceh, dalam keterangannya, Selasa, 5 Mei 2020.

Ihsanurijal menambahkan, TPT (tingkat pengangguran terbuka) merupakan indikator yang dapat dipakai untuk mengukur tingkat penawaran tenaga kerja yang tidak digunakan atau tak terserap pasar kerja. TPT pada Februari 2019 sebesar 5,53 persen turun menjadi 5,42 persen pada Februari 2020.

“Apabila dibandingkan kondisi setahun lalu, penurunan dan kenaikan TPT terjadi di semua tingkat pendidikan,” ujarnya.

Ihsanurijal merinci jumlah angkatan kerja pada Februari 2020, mencapai 2.510 orang. Komponen pembentuk angkatan kerja terdiri penduduk yang bekerja dan pengangguran. Pada Februari 2020, sebanyak 2.374 orang bekerja dan mencapai 136 ribu orang menganggur di Aceh.

“Jumlah pengangguran tidak mengalami penurunan yang signifikan dibanding Februari 2019 yang juga sebesar 136 ribu orang. Pada Februari 2020, TPT turun 0,11 persen poin menjadi 5,42 persen. Dilihat dari tingkat pendidikan, TPT untuk tingkat universitas tertinggi,” ucap dia.

Di Sumatera, jumlah pengangguran di Aceh berada di bawah Kepulauan Riau (Kepri). Tingkat pengangguran di Kepri yaitu 5,57 persen atau berada di peringkat pertama dan Aceh sebesar 5,42 persen.[](rilis)