Sabtu, Juli 13, 2024

Jabatan Pj Bupati Aceh...

ACEH UTARA - Masa jabatan Penjabat Bupati Aceh Utara, Dr. Mahyuzar, genap satu...

Panwaslih Aceh Instruksikan Buka...

BANDA ACEH - Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh menginstruksikan Panwaslih Kabupaten/Kota segera membuka...

KAMMI Sebut Perlu Forum...

BANDA ACEH - Pengurus Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Banda Aceh...

Atlet Popda Gayo Lues...

BLANGKEJEREN - Pertandingan POPDA ACEH ke-XVII yang sedang berlangsung saat ini menjadi perhatian...
BerandaBerita PidieBungkam Singkil 5:1,...

Bungkam Singkil 5:1, Pidie Kampiun Sepak Bola Pora XIV

SIGLI – Tim sepak bola tuan rumah berhasil merebut medali emas setelah pada final, Rabu, 21 Desember 2022, mengalahkan Aceh Singkil 5 : 1. Sementara Singkil harus puas mendapatkan perak, dan perunggu untuk Bireuen.

Keperkasaan tim tuan rumah dipertontonkan pada laga final di lapangan sepak bola Blang Paseh, Kota Sigli. Bermain di depan publiknya, anak-anak asuhan Safrizani tampil agresif.

Sejak pluit dibunyikan wasit pemimpin pertandingan Mustafa Kamal, tepat pukul 14:15 WIB, kedua tim langsung membangun serangan untuk membobolkan gawang lawan.

Skuad Pidie dimotori M. Haikal jatuh bangun menekan barisan pertahanan Singkil yang diasuh Septi Heriansyah.

Jala gawang Singkil berhasil digoyangkan pada menit 8 babak pertama oleh sang kapten, M. Haikal. Spontan gemuruh sorak menggema di lapangan dipadati ribuan penonton.

Gol pertama tercipta berawal tendangan dari luar kota pinalti, dimanfaatkan Haikal dengan sundulan kepala hingga memaksa penjaga gawang Singkil Aditya Putra memungut bola dalam jaring.

Ketinggalan 1 : 0 dari tuan tumah, anak-anak Singkil bangkit menyerang dari segala lini. Usaha mereka pun tidak sia-sia, berhasil menyamakan kedudukan 1 : 1 lewat tendangan keras dari luar kota pinalti. Kedudukan imbang tak bertahan lama. Gol kembali lahir lewat kaki sang kapten M. Haikal menit 25 hingga skor berubah 2 : 1 untuk tuan rumah.

Meski sudah unggul, tidak membuat Haikal Cs kendur melakukan serangan, tetapi semakin agresif menekan pertahanan lawan. Usaha mereka membuahkan hasil dengan terciptanya gol ketiga melalui kaki M. Ikbal dan mengubah kedudukan 3 : 1 bagi tuan rumah. Hasil ini bertahan hingga turun minum.

Pada 45 menit setelah jeda, tim tuan rumah seperti haus gol dengan semakin gencar menyerang untuk menambah gol. Namun tim Singkil juga berupa menyerang. Permainan berlangsung dalam tensi tinggi sehingga wasit terpaksa mengeluarkan dua kartu merah untuk satu pemain tuan rumah dan satu pemain Singkil. Wasit juga mengeluar sejumlah kartu kuning untuk kedua tim.

Sorakan penonton kembali bergemuruh setelah M. Haikal menambah gol bagi tuan rumah pada menit 60. Gol tersebut membuat tim “Kerupuk Mulieng” semakin berjaya dengan skor 4 :1.

Sang kapten kembali menambahkan gol ke gawang Aceh Singkil menit 81 sehingga 5 : 1 tercatat di papan skor untuk tuan rumah.

Kedudukan 5 : 1 bertahan hingga akhir pertandingan dan mengantarkan tuan rumah meraih medali emas pada cabor sepak bola. Sementara Singkil meraih perak. Sedangkan perunggu diraih tim Bireuen setelah mengalahkan Lhokseumawe pada laga sebelumnya.[](Zamahsari)

Baca juga: