SIGLI – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Nasional Banda Aceh–Medan, tepatnya di kawasan Pasar Caleue, Gampong Dayah Caleue, Kecamatan Indrajaya, Kabupaten Pidie, Minggu, 14 Juni 2026, sekitar pukul 21.30 WIB. Sebuah bus penumpang JRG menabrak dua sepeda motor yang mengakibatkan empat orang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Keempat korban yang merupakan pengendara dan penumpang sepeda motor mengalami luka berat dan meninggal dunia di tempat. Seluruh korban kemudian dievakuasi ke RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, bus JRG bernomor polisi BL 7525 PB yang dikemudikan MIY (58), warga Gampong Ukee, Kecamatan Titeue, Pidie, melaju dari arah Banda Aceh menuju Medan saat kecelakaan terjadi.
Kapolres Pidie, AKBP Jaka Mulyana, melalui Kasat Lantas AKP Aiyub Sami membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kecelakaan bermula saat bus JRG melintas di kawasan Pasar Caleue.
“Di depan bus, dari sisi kiri jalan keluar sepeda motor Honda Scoopy BL 5653 PAW yang hendak berbelok ke kanan. Karena jarak sudah sangat dekat, pengemudi bus tidak dapat menghindari tabrakan,” kata AKP Aiyub.
Setelah menghantam Honda Scoopy, bus kemudian bergerak ke jalur kanan dan kembali menabrak sepeda motor Honda Beat BL 4344 PAJ yang datang dari arah berlawanan, yakni dari Medan menuju Banda Aceh. Benturan keras tersebut menyebabkan empat korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban meninggal dunia masing-masing Anadia (33) dan Rustina (57), pengendara dan penumpang Honda Beat. Keduanya warga Gampong Seuke, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie.
Sementara dua korban lainnya Cut Raisya Naisyira (13) dan Zurratul Wilza (13), pelajar yang mengendarai dan membonceng sepeda motor Honda Scoopy. Keduanya tercatat sebagai warga Gampong Krueng Seumideun, Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie.
Salah seorang saksi mata di lokasi mengatakan, kecelakaan terjadi sangat cepat sehingga para korban tidak sempat menyelamatkan diri. “Kejadiannya begitu cepat. Setelah tabrakan, korban terlihat tidak bergerak dan sebagian terjepit di bawah maupun di bagian depan bus,” ujarnya.
Meski mengalami kerusakan cukup parah, seluruh penumpang bus dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka-luka.
Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Pidie untuk mengetahui penyebab pasti kejadian.
“Empat korban pengendara dan penumpang sepeda motor meninggal dunia akibat luka berat yang diderita. Sementara kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan parah,” pungkas AKP Aiyub.[]





