LHOKSUKON – Bupati Aceh Utara, H. Muhammad Thaib alias Cek Mad membesuk korban kebakaran akibat tabung liquefied petroleum gas (LPG/sering disebut elpiji) bocor, yang dirawat di Rumah Sakit Arun, Lhokseumawe, Sabtu, 30 Desember 21017. Para korban merupakan warga Gampong Alue Keurunyai, Kecamatan Banda Baro, Aceh Utara.

Kabag Humas Setda Aceh Utara, T. Nadirsyah kepada portalsatu.com/ menyebutkan, dalam kejadian itu tujuh warga terbakar. Dua korban luka bakar berat atau sekitar 40 persen, yaitu Hamidah, 68 tahun, dan Fatimah, 65 tahun. Lima korban luka bakar ringan, Rasya, 11 tahun, Arif Mulia, 23 tahun, Mulyani, 31 tahun, Nurhayati, 70 tahun, dan Julia Nur, 26 tahun.

“Menurut dokter Muhammad Sayuti yang menangani pasien, korban luka ringan besok (Minggu) sudah diizinkan pulang ke rumahnya masing-masing dan dapat menjalani rawat jalan. Untuk korban luka berat masih membutuhkan perawatan intensif seminggu lagi,” ujar Nadirsyah.

Menurut Nadirsyah, Bupati Cek Mad didampingi Ketua Dharma Wanita Aceh Utara, Hj. Cut Irawati, menyerahkan bantuan kepada para korban Rp20 juta. “Itu merupakan bentuk kepedulian Bupati Cek Mad terhadap warga yang tertimpa musibah kebakaran,” katanya.

“Bupati berharap para korban bersabar dan senantiasa memohon kepada Allah SWT, agar diberikan kesembuhan yang sempurna. Bupati juga meminta dokter dan tenaga medis yang menangani pasien agar memberikan perhatian kepada para korban kebakaran tersebut,” ucap Nadirsyah.

Nadirsyah menambahkan, pada Jumat, 29 Desember 2017, Bupati Aceh Utara juga sudah menyerahkan bantuan masa panik berupa sandang dan pangan kepada keluarga korban kebakaran tersebut. “Bantuan itu diserahkan oleh Sekda Abdul Aziz,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, tujuh warga Aleu Keureunyai, Kecamatan Banda Baro, Aceh Utara, dikabarkan terbakar akibat tabung gas bocor saat sedang persiapan tahlilan di rumah warga yang baru meninggal dunia di gampong tersebut, Rabu, 27 Desember 2017, sekitar pukul 14.00 WIB. Korban kemudian dirawat intensif di RS Arun, Lhokseumawe. (Baca: Tabung Gas LPG Bocor, Tujuh Orang Terbakar di Alue Keureunyai)[]